UNSECO: Anak Tak Bersekolah di Dunia Meningkat Enam Juta Orang

- Jurnalis

Senin, 25 September 2023 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo UNESCO

Logo UNESCO

“Komitmen tersebut, harus tercermin dalam tindakan saat ini. Tidak ada lagi waktu terbuang sia-sia, untuk mencapai SDG 4,” kata Azoulay.

“Satu anak baru perlu terdaftar di sekolah setiap 2 detik, antara sekarang hingga tahun 2030. Masa depan jutaan anak ada di tangan Anda”.

Dia merinci, jutaan anak harus terdaftar dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) setiap tahun, hingga tahun 2030. “Dan kemajuan dalam tingkat penyelesaian sekolah dasar (SD) harus meningkat hampir tiga kali lipat,” kata Azoulay.

Baca Juga:  Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan Mendirikan Perusahaan Pers Adalah HAM

Bahkan berdasarkan data UNESCO pada tahun 2015, menunjukkan anak menyelesaikan pendidikan dasar telah meningkat, yaitu kurang dari tiga poin persentase menjadi 87 persen.

Sementara itu, jumlah lulusan pendidikan menengah meningkat kurang dari lima persen menjadi hanya 58 persen, pada 2015. Namun, berdasarkan data UNESCO terbaru ini, hanya satu negara berpendapatan rendah dan menengah ke bawah mampu mengukur kemajuan pembelajaran pada akhir sekolah dasar.

Baca Juga:  Lawang Borotan Jadi Saksi Gaung Genderang Darussalam KASTA Sumsel

Yaitu, Vietnam, di antara 31 negara berpendapatan rendah dan menengah ke bawah. “Vietnam adalah satu-satunya negara dengan mayoritas anak-anaknya mencapai kecakapan minimum dalam membaca dan Matematika,” pungkas dia. (JFA)

Berita Terkait

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan
Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional
Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel
AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang
Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Zulinto Mengutuk Keras Aksi Biadab Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus, Desak Polisi Segera Tangkap!
19 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Kadis Pariwisata Definitif–Kadishub Beralih “Kursi Kosong”

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:28 WIB

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:25 WIB

Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:28 WIB

Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:02 WIB

AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang

Senin, 11 Mei 2026 - 20:31 WIB

Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara

Berita Terbaru

Akademisi Fakultas Hukum Universitas PGRI Palembang, Dr Dadang Apriyanto SH MH

Headlines

Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:18 WIB