Uji Kompetensi bagi 17 Perwira Polda Sumsel Calon Kasatresnarkoba 2026

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 17 perwira mengikuti uji kompetensi secara penuh di Gedung Promoter SDM.

Sebanyak 17 perwira mengikuti uji kompetensi secara penuh di Gedung Promoter SDM.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Polda Sumsel melalui Biro Sumber Daya Manusia menggelar Assessment Center Jabatan Kepala Satuan Reserse Narkoba [Kasatresnarkoba] Tahun Anggaran 2026, Kamis 26 Februari 2026. Sebanyak 17 perwira mengikuti uji kompetensi secara penuh di Gedung Promoter SDM.

Langkah ini menjadi bagian dari reformasi manajemen sumber daya manusia Polri dalam memastikan jabatan strategis di bidang pemberantasan narkotika diisi oleh perwira yang memiliki kapasitas, integritas, dan kompetensi teruji.

Kasatresnarkoba merupakan ujung tombak penegakan hukum terhadap jaringan peredaran gelap narkotika di tingkat Polres. Posisi ini memegang peran vital dalam mengungkap jaringan lokal maupun lintas provinsi.

Karena itu, Ro SDM Polda Sumsel menerapkan sistem seleksi berbasis kompetensi dengan standar Assessment Center yang objektif dan terukur.

Baca Juga:  KAHMI Sumsel Kecam Kekerasan di Mapolda Sumsel, Desak Pelaku Pengeroyokan Aktivis dan Wartawan Ditangkap

Sebelum pelaksanaan, panitia melakukan sterilisasi sarana prasarana, penyiapan perangkat uji, hingga optimalisasi jaringan sistem penilaian. Seluruh tahapan berjalan sesuai standar operasional prosedur.

Sebanyak empat metode digunakan dalam proses penilaian, yakni: Case Analysis, Leaderless Group Discussion [LGD], Behavioral Event Interview [BEI] dan Psikometri

Seluruh tahapan berlangsung sejak pukul 07.30 WIB hingga 17.00 WIB dan ditutup dengan sesi integrasi penilaian gabungan asesor.

Kegiatan ini dipantau langsung oleh Karo SDM dan jajaran pejabat Ro SDM sebagai bentuk pengawasan internal dan transparansi proses seleksi.

Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa Assessment Center merupakan instrumen strategis dalam memastikan kualitas pimpinan satuan narkoba.

“Assessment Center menjadi mekanisme objektif untuk memastikan perwira yang memimpin satuan narkoba benar-benar memiliki kapasitas, integritas, serta kompetensi yang sesuai dengan tuntutan jabatan,” ujarnya.

Baca Juga:  Breaking News! Dua Wartawan Dikeroyok saat Liputan Demo di Mapolda Sumsel, Handphone Nyaris Dirampas

Ia menambahkan bahwa penempatan pejabat berbasis merit akan berdampak langsung pada efektivitas penanganan tindak pidana narkotika dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Pelaksanaan Assessment Center ini sekaligus menunjukkan komitmen Polda Sumsel dalam mendukung program transformasi Polri yang Presisi, khususnya dalam aspek penguatan SDM.

Dengan seleksi berbasis kompetensi, promosi jabatan tidak hanya mempertimbangkan senioritas, tetapi juga kemampuan manajerial, kepemimpinan, serta integritas personal.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat barisan komando pemberantasan narkotika di wilayah Sumatera Selatan serta berkontribusi pada upaya nasional memutus mata rantai peredaran gelap narkoba. [AbV/red]

Berita Terkait

CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis
Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif
HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde
Misteri Maut di Neeta Karaoke Kisaran! Wanita Ditemukan Terkapar, Nyawa Tak Tertolong
40 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Digempur, Ratu Dewa Gaspol Benahi 3-4 Ulu

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:38 WIB

CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif

Berita Terbaru