Truk Kontainer Batubara Hantam Rumah Warga Hingga Rata

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2020 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil angkutan jenis kontainer  yang membawa batubara dari PT Dizamatra ke Stasiun Muara Lawai di wilayah  Desa Kebur Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat  pada hari Selasa dini hari 13 Oktober 2020 sekitar pukul 01.30 WIB menabrak satu unit rumah warga hingga mengalami hancur dan rata.

Mobil angkutan jenis kontainer yang membawa batubara dari PT Dizamatra ke Stasiun Muara Lawai di wilayah Desa Kebur Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat pada hari Selasa dini hari 13 Oktober 2020 sekitar pukul 01.30 WIB menabrak satu unit rumah warga hingga mengalami hancur dan rata.

WIDEAZONE.COM, LAHAT — Mobil angkutan jenis kontainer  yang membawa batubara dari PT Dizamatra ke Stasiun Muara Lawai di wilayah  Desa Kebur Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat pada hari Selasa dini hari 13 Oktober 2020 sekitar pukul 01.30 WIB menabrak satu unit rumah warga hingga mengalami hancur lebur dan rata.

Diduga mengalami kerusakan rem, mobil kontainer tersebut melaju dan hilang kendali, sehingga menyebabkan  terjadi kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di Desa Kebur Kecamatan Merapi Barat, tepatnya di simpang jalan, keluar Perusahaan PLTU Priamanaya Menuju Jalan Lintas ke Arah Muara Enim. 

Pantauan awak media di lapangan, awalnya mobil truk Kontainer pengangkut batubara tersebut keluar dari simpang PLTU Priamanaya, kemudian menuju arah Muara Enim.

Pada saat mobil yang bermuatan tonase besar batubara tersebut berjalan, mobil mengalami hilang kendali, dengan bobot yang sangat berat, mobil tersebut menghantam satu unit rumah hingga rata dengan tanah.

Baca Juga:  PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla--ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Hasil penelusuran lebih jauh menyebutkan,  selain mengalami kerusakan rem (rem blong), diduga  sopir juga mengantuk.

Sopir mobil tersebut FY (35) warga Desa Muara Maung mengalami luka berat dan  Patah Kaki. Sementara, RA (45) warga Desa Kebur (Korban) akibat peristiwa tersebut meninggal dunia.

Kasat Lantas Polres Lahat AKP Adriansyah saat dikonfirmasi mengatakan, kejadian Laka Lantas tersebut mengakibatkan satu rumah hancur. Kondisi di TKP sejauh ini kondusif. 

“Benar ada laka Lantas mobil batubara menghantam rumah warga. Rumahnya hancur sehingga ada korban meninggal dunia. Sopirnya saat ini sedang dirawat di umah sakit,” jelas Kasat Lantas pada awak media Selasa (13/10) saat dikonfirmasi.

Sempat terjadi kemacetan akibat peristiwa tersebut . Warga setempat  sempat menghentikan seluruh mobil angkutan batubara yang melintasi wilayah tersebut.

Baca Juga:  PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎

Namun kemacetan dapat diurai saat Satlantas Polres Lahat mendatangi lokasi dan mengatur situasi lalu lintas serta dibantu oleh anggoata Polsek Merapi Barat.

Sementara itu, Ragil yang mewakil PT Dizamatra saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya membenarkan peristiwa tersebut. “Mobil truk kontainer tersebut mengangkut batubara dari PT Dizamatra menuju Stasiun Muara Lawai. Mobil yang menabrak tersebut adalah milik subcon transportir,” ungkapnya.

Ditambahkannya, pihak perusahaan sudah melihat kondisi rumah korban dan memberikan perhatian. “Selanjutnya kita akan menunggu komunikasi berikutnya,” jelasnya.

Saat ini masih menunggu hasil Olah TKP dari Kepolisian apa yang menyebabkan terjadinya hal tersebut. Setelah resmi penyebabnya akan ditindak lanjuti rekomendasinya. 

“Sopir truk saat ini masih dirawat, pengurus transportirnya sudah berkoordinasi dengan pihak korban. Untuk detailnya bisa dikonfirmasi dengan pengurus transporternya,” disampaikan Ragil pada awak media.

Laporan Agustin – Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

TO Curat Pembobol Rumah Kosong di Palembang Dibekuk Jatanras Polda Sumsel
Sidang SMBR: Saksi Ungkap Surat Penugasan KMM, Selisih Stok 27 Ribu Ton hingga Beban Bunga Rp118 Miliar
Sidang Dugaan Korupsi Semen Baturaja, Pengacara: Pinjaman Rp1,8 Triliun Bukan Era Dede-Jamil
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah
Polres OKU Timur Matangkan Operasi Sikat I Musi 2026
‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:36 WIB

TO Curat Pembobol Rumah Kosong di Palembang Dibekuk Jatanras Polda Sumsel

Kamis, 24 September 2026 - 22:22 WIB

Sidang SMBR: Saksi Ungkap Surat Penugasan KMM, Selisih Stok 27 Ribu Ton hingga Beban Bunga Rp118 Miliar

Kamis, 24 September 2026 - 22:14 WIB

Sidang Dugaan Korupsi Semen Baturaja, Pengacara: Pinjaman Rp1,8 Triliun Bukan Era Dede-Jamil

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah

Berita Terbaru