“Terjadi Penyimpangan”, Proyek Bundaran Air Mancur

- Jurnalis

Selasa, 19 Februari 2019 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, MUARAENIM – Proyek renovasi bundaran air mancur Kota Muaraenim, saat ini  menjadi perhatian masyarakat. Perbaikan air mancur yang menelan biaya senilai Rp 400 juta lebih (Rp 494.580.211,93) dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Muaraenim tahun 2018 itu, diduga masyarakat terjadi banyak penyimpangan.

Terutama disimak dari proyek penanaman bunga yang seharusnya dilaksanakan sebanyak 1000 batang di bill of quantity (BQ), ternyata hanya ditanam  sekitar 400 batang. Karena itu proyek yang dikerjakan PT Karya Nusantara tersebut, diduga terjadi kejanggalan.

Menurut pemerhati masalah pembangunan Kota Muaraenim, Rudiansyah, renovasi bundaran air mancur yang merupakan proyek Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Muaraenim itu, terjadi berbagai kejanggalan.

“Selain penanaman bunga, ada pemasangan kansteen yang seharusnya 17 sentimeter, ternyata hanya dipasang 14 sentimeter saja. Kami banyak mendapat bukti tentang kejanggalan berikut sejumlah foto yang menguatkan tentang terjadinya penyimpangan,” tegas Rudiansyah kepada Wideazone.com, Selasa (19/2/2019).

Baca Juga:  160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Karena itu sebabagi warga Kota Muaraenim, Rudiansyah sangat sedih menyaksikan terjadinya penyimpangan tersebut. Sementara itu, Ketua LSM Muaraenim Berseri, Sairin Apriandi, mengatakan ia meminta kasus ini digelar dan diusut secara tuntas oleh pihak kepolisian dan kejaksaan.

“Proyek yang nilainya hampir setengah miliar rupiah terjadi sejumlah penyimpangan. Dari harga bunga yang dimark up. Berapa harga satu unit bunga jika dinilai dengan plafon harga yang ditetapkan pemerintah? Makanya saya minta agar kasusnya diusut secara tuntas, sehingga dapat kita ketahui siapa saja yang terlibat dalam proyek tersebut,” tegas Sairin Apriandi yang lebih populer dipanggil Asep tersebut.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Menanggapi kecurigaan masyarakat tentang renovasi bundaran air mancur tersebut, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Muaraenim,Sugeng Mulyono ST, mengatakan proyek itu masih dalam tahap perawatan. “Pokoknya, tanggung jawab proyek itu masih menjadi risiko pihak kontraktor,” ujar Sugeng kepada Wideazone.com.

Karena itu Sugeng meminta masyarakat agar dapat bersabar untuk menentukan perkembangan selanjutnya. Menurut dia, dalam suasana perawatan seperti sekarang, pihaknya belum dapat menetapkan apakah dalam pelaksanaan pembangunan proyek itu telah terjadi penyimpangan. “Kita lihat saja,” katanya. (agus putra luntar/abror vandozer)

Berita Terkait

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]

Opini

Memaknai Kemerdekaan: Dari Ruang Kelas untuk Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:23 WIB

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Sastra

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:47 WIB

Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.

Advertorial

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:21 WIB