Menurutnya, co-firing merupakan pemanfaatan bahan bakar dari biomassa dan sampah. Hal itu untuk pembangkit listrik dapat dilaksanakan dengan cepat.
“Tanpa perlu melakukan pembangunan pembangkit dan sebuah teknologi substitusi batubara. Dengan bahan bakar energi terbarukan pada rasio tertentu bisa dilakukan dengan tetap memperhatikan kualitas bahan bakar sebagai kebutuhan,” katanya.
PLN memiliki tugas yaitu melayani kebutuhan energi nusantara. Yakni memberikan akses kepada seluruh masyarakat untuk mendapatkan hak akses kelistrikan.
“Rasio elektrifikasi di Indonesia dalam 10 tahun terakhir meningkat hingga 99,5 persen. Sehingga kami berupaya menjaga listrik tetap andal (reliable) dan harga listrik terjangkau masyarakat (affordable),” katanya. (JFA)
Halaman : 1 2



![Sri Fitriyana, saat ini menjabat sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia [SMSI] OKU Selatan.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260504-WA0030_copy_627x619-225x129.jpg)





![Sri Fitriyana, saat ini menjabat sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia [SMSI] OKU Selatan.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260504-WA0030_copy_627x619-129x85.jpg)









