Teknisi Mesin Pesawat Waterbombing Andrey Sushakov Meninggal

- Jurnalis

Selasa, 13 Agustus 2019 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris BPBD Sumsel, Anshori saat diwawancarai pihak media terkait meninggalnya WNA Andrey Sushakov, Selasa (13/8/2019)

Sekretaris BPBD Sumsel, Anshori saat diwawancarai pihak media terkait meninggalnya WNA Andrey Sushakov, Selasa (13/8/2019)

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Warga Negara Asing (WNA) atas nama Andrey Sushakov (43) asal Rusia, bertugas sebagai tenaga teknisi mesin untuk unit pesawat water bombing yang disewa oleh BNPB sejak Juni 2019 dengan jabatan Ground Engineering RA-22583 dari PT Bumame Utama Indonesia, meninggal dunia karena sakit di RS Siloam Sumatera Selatan pada Minggu (11/8/2019).

Anshori sebagai Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan, membenarkan hal tersebut ketika diwawancarai media wideazone.com di Kantor BPBD Sumsel, Selasa (13/8/2019) .

Baca Juga:  Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah, Nasabah Manggar Dapat Mobil

Ansori menjelaskan, semula Andrey mengalami sakit karena kesulitan bernapas pada 8 Agustus 2018 sekitar pukul 17.00 WIB sehingga dirujuk ke RS Siloam. Saat sakit itu, Andrey sebenarnya dalam keadaan libur bertugas.

Warga Negara Asing (WNA) atas nama Andrey Sushakov (43) asal Rusia
Warga Negara Asing (WNA) atas nama Andrey Sushakov (43) asal Rusia

Dokter menyatakan bahwa yang bersangkutan terindikasi mengalami penyempitan pembuluh darah di otak sehingga langsung masuk dalam perawatan intensif di ICU.

Pada Minggu (11/8) pukul 17.45 WIB, pihak Rumah Sakit Siloam menghubungi BPBD Sumsel bahwa jantung Adnrey berhenti berdetak dan menyatakan bahwa yang bersangkutan sudah meninggal sekitar pukul 17.35 WIB.

Baca Juga:  Pemprov Sumsel dan Bank Sumsel Babel Kolaborasi Dorong UMKM Lokal Melalui Hiburan Rakyat dan Undian Super Grand Prize Pesirah

“Saat ini jenazah Andrey masih di RS Siloam, menunggu kedatangan keluarganya dari Rusia. Karena yang bersangkutan ini meninggalnya karena sakit, maka prosedurnya tidak terlalu merepotkan,” kata dia.

Meski yang bersangkutan dinyatakan meninggal karena sakit, pemerintah Indonesia tetap melakukan autopsi mengingat hal itu menjadi persyaratan dari negara asal yakni Rusia. Proses autopsi ini juga menunggu persetujuan dari keluarga Andrey. (Abror Vandozer)

Berita Terkait

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026
Pelantikan PaSKI Sumsel: Gubernur Herman Deru Sampaikan Empat Pesan Penting
Khotmul Quran Ummi, Herman Deru Ajak Orang Tua Bangga Lahirkan Hafiz Quran
Dukungan Investasi Soal Integrasi Tol Menuju Pelabuhan Tanjung Carat Rp26 Triliun
Gubernur Herman Deru Wajibkan Pemberi Kerja di Sumsel Lapor Loker Melalui SIAPkerja
Perdana di RI, Herman Deru Resmikan Tata Kelola Sumur Minyak Muba
Herman Deru Paparkan Program Keagamaan Sumsel di Hadapan Menteri Agama
Herman Deru bersama Cik Ujang Hadiri Sumsel Bermunajat HUT ke-80 Provinsi

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:02 WIB

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:28 WIB

Pelantikan PaSKI Sumsel: Gubernur Herman Deru Sampaikan Empat Pesan Penting

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:17 WIB

Khotmul Quran Ummi, Herman Deru Ajak Orang Tua Bangga Lahirkan Hafiz Quran

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:12 WIB

Dukungan Investasi Soal Integrasi Tol Menuju Pelabuhan Tanjung Carat Rp26 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:46 WIB

Gubernur Herman Deru Wajibkan Pemberi Kerja di Sumsel Lapor Loker Melalui SIAPkerja

Berita Terbaru

Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.

Headlines

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:02 WIB