Tak Terima Jawaban Wagub Sumsel, Massa Aksi Mahasiswa Palembang Ricuh

- Jurnalis

Jumat, 9 Oktober 2020 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan yang mengguyuri wilayah Kota Palembang, tak menyurutkan ratusan mahasiswa Palembang menggelar aksi menolak Undang undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Hujan yang mengguyuri wilayah Kota Palembang, tak menyurutkan ratusan mahasiswa Palembang menggelar aksi menolak Undang undang Omnibus Law Cipta Kerja.

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Hujan yang mengguyuri wilayah Kota Palembang, tak menyurutkan ratusan mahasiswa Palembang menggelar aksi menolak Undang undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Massa ratusan mahasiswa pun tetap bertahan di halaman Kantor Gubernur Sumatera Selatan, untuk menyampaikan aspirasi mereka dan meminta Gubernur menemui dan mendengar aspirasi.

Pantauan Wideazone.com dan Zoom Post, pengamanan tetap dilakukan aparat Kepolisian meskipun hujan.
Tampak Kasat Intelkam Polresta Palembang Kompol Hadi Wijaya turun langsung untuk menengahi, berkomunikasi dengan Koordinator Aksi dan Peserta Aksi.

Wagub Sumsel H Mawardi Yahya menemui massa aksi Mahasiswa
Wagub Sumsel H Mawardi Yahya menemui massa aksi Mahasiswa

Sempat, terjadi kericuhan yang terjadi antara massa aksi mahasiswa dengan pihak Polisi Pamong Praja (POL PP) saat Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya menemui peserta aksi.

Baca Juga:  Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Saat massa aksi meminta Wagub untuk segera menolak UU Omnibs Law Cipta Kerja, Wakil Gubernur Mawardi Yahya menyampaikan, bahwa Gubernur sedang berada di Kabupaten Lahat dan Pagaralam.

“Mudah mudahan kehadiran kami di sini adalah suatu kehormatan, bagi adik adik anak anak kami yang sedang menyampaikan aspirasinya di tengah tengah guyuran hujan dengan semangat dan tekadnya bagaimana undang undang yang baru lahir itu dapat dibatalkan,” ungkap Mawardi, Kamis (9/10/2020).

Lanjut Wagub Mawardi, Insya Allah setibanya besok Gubernur Sumsel, kita akan lakukan rapat khusus dengan unsur Forkompimda. Tentunya apa pun aspirasi adik adik pasti kami sampaikan.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Anom Setyadji SIK menegahi ketegangan antara massa aksi Mahasiswa dengan Pol PP
Kapolresta Palembang Kombes Pol Anom Setyadji SIK menegahi ketegangan antara massa aksi Mahasiswa dengan Pol PP

Saat Mahasiswa menanyakan ke Wagub Sumsel, “Bagaimana sikap bapak dan sikap Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Wagub Mawardi pun menjawab ” Adik adik ku kami pun belum membaca draf Undang undang itu”.

Baca Juga:  KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Sehingga massa aksi Mahasiswa pun tidak mendapat jawaban yang mereka inginkan, akhirnya kericuhan pun terjadi antara pihak petugas Pol PP dan massa aksi Mahasiswa.

Namun ketegangan pun dapat direlai dan ditengahi pihak kepolisian, Kapolresta Palembang turun langsung menengahi massa aksi Mahasiswa, dalam waktu singkat kondisi pun menjadi kondusif.

Laporan Abror Vandozer

Berita Terkait

CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis
Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif
HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:38 WIB

CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:47 WIB

RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Berita Terbaru