Sumsel Toleransi Tinggi Hampa Dukungan, GMKI: Respon Gubernur-Walikota hingga Kepolisian?

- Jurnalis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia [GMKI] Palembang menggelar Konferensi Studi Lokal [KSL] dan Konferensi Cabang [KONFERCAB] di Aula Universitas Bina Darma, Jumat 8 Agustus 2025.

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia [GMKI] Palembang menggelar Konferensi Studi Lokal [KSL] dan Konferensi Cabang [KONFERCAB] di Aula Universitas Bina Darma, Jumat 8 Agustus 2025.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia [GMKI] Palembang menggelar Konferensi Studi Lokal [KSL] dan Konferensi Cabang [KONFERCAB] di Aula Universitas Bina Darma, Jumat 8 Agustus 2025.

Kegiatan itu diikuti para peserta, di antaranya, pelajar SMA/SMK se-Kota Palembang, organisasi mahasiswa, Cipayung Plus hingga berbagai instansi, dengan usungan tema Mewujudkan Sumatera Selatan yang Sejahtera: Kolaborasi dan Inovasi Generasi Muda”.

GMKI dalam hal ini menyoroti soal peran generasi muda dalam pengembangan ekonomi kreatif [ekraft] digitalisasi, pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda, pentingnya pendidikan berkualitas dan penguasaan teknologi untuk mewujudkan generasi unggul.

Sekretaris Fungsi Perguruan Tinggi Pengurus Pusat GMKI, Reynaldi Samuel mengapreasiasi gelaran KSL dan KONFERCAB untuk memperkuat semangat kolaborasi regional dalam mendukung kemajuan dan kesejahteraan generasi muda di Sumatera Selatan.

“Harapan besar terhadap peran generasi muda dalam mendorong kemajuan daerah melalui kolaborasi dan inovasi,” ungkapnya saat membuka perhelatan yang dihadiri perwakilan GMKI dari seluruh wilayah Sumatera Bagian Selatan [Sumbagsel], termasuk dari daerah Jambi dan Bandar Lampung.

Baca Juga:  PKB Sumsel Berbagi Santunan dan Makanan Berbuka untuk Lima Panti Asuhan

Sementara, Ketua Pelaksana Tipran Yikwa menyampaikan kritik keras terkait kurangnya respon dari beberapa instansi pemerintah, terutama kepolisian, gubernur, dan walikota.

“Kami sudah mengirimkan surat permohonan audiensi sebagai bentuk itikad baik untuk berkolaborasi, namun hingga kini belum ada jadwal atau tanggapan yang jelas,” ujarnya.

Ini, sebut Tipran, sangat mengecewakan dan menjadi hambatan dalam mewujudkan sinergi yang kita harapkan demi kemajuan generasi muda dan daerah. “Bagaimana kita bisa berharap mewujudkan Palembang sebagai daerah dengan tingkat toleransi yang tinggi jika pemerintah sendiri tidak mendukung kegiatan positif dalam mendorong nilai kebhinekaan dan inklusivitas seperti ini?” ketusnya

Senada, Ketua GMKI Palembang, Priskila Sihombing ST menegaskan bahwa dukungan aktif dari instansi terkait sangat diperlukan untuk memperkuat peran serta generasi muda dalam pembangunan.

“GMKI berkomitmen menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan masyarakat. Namun, tanpa adanya komunikasi dan kolaborasi yang serius dari pihak-pihak terkait, potensi besar yang dimiliki generasi muda sulit untuk diwujudkan secara optimal,” urainya.

Baca Juga:  Aroma "Skandal" Ganti Rugi di Lahan PT Bukit Asam Menguap Kala Polda Sumsel Uji Lapangan

“Apalagi, dalam konteks membangun daerah yang toleran dan inklusif, peran pemerintah sangat krusial. Kami berharap instansi terkait segera membuka ruang dialog yang konstruktif demi kemajuan Sumatera Selatan dan terwujudnya masyarakat yang harmonis,” tambah dia.

Konferensi ini bertujuan menggalang kolaborasi lintas elemen generasi muda serta institusi guna menciptakan inovasi yang mendukung kemajuan dan kesejahteraan di Sumatera Selatan, khususnya di Palembang.

Meski demikian, kurangnya dukungan dari beberapa pihak menjadi catatan serius yang perlu segera diperbaiki agar sinergi dan kolaborasi berjalan efektif.

GMKI berharap instansi terkait segera membuka ruang komunikasi yang lebih baik demi mendukung peran serta pemuda dalam pembangunan daerah dan mewujudkan cita-cita bersama menciptakan Palembang yang toleran, inklusif, dan maju.

Laporan Yogi MCN | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Kejati Sumsel Kembali Ganyang Aset PT KMM, Mesin Bathcing Plant Disita
Musda V Demokrat Sumsel: Konsolidasi Internal dan Ambisi Besar Menuju Pemilu
UKK PKB Sumsel Resmi Dimulai, DPP Uji Calon Ketua DPC dari 7 Daerah
Muratara “ZONA MERAH” Sengketa Lahan Petani Versus Lonsum–Seleraraya Berpotensi Meledak
Bank Sumsel Babel Permudah Akses Kredit Guru Bersertifikasi
Bapenda Pelembang Temukan Sejumlah Pelanggaran WP di Pusat Perbelanjaan: Kepatuhan e-Tax Rendah
Cik Ujang Calon Tunggal Demokrat Sumsel, DPP Putusan Akhir
SMP Negeri 41 Palembang Terapkan ‘Double Shift’ Ruang Kelas Terbatas

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:08 WIB

Kejati Sumsel Kembali Ganyang Aset PT KMM, Mesin Bathcing Plant Disita

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:36 WIB

Musda V Demokrat Sumsel: Konsolidasi Internal dan Ambisi Besar Menuju Pemilu

Kamis, 30 April 2026 - 21:27 WIB

UKK PKB Sumsel Resmi Dimulai, DPP Uji Calon Ketua DPC dari 7 Daerah

Kamis, 30 April 2026 - 19:12 WIB

Muratara “ZONA MERAH” Sengketa Lahan Petani Versus Lonsum–Seleraraya Berpotensi Meledak

Kamis, 30 April 2026 - 12:24 WIB

Bank Sumsel Babel Permudah Akses Kredit Guru Bersertifikasi

Berita Terbaru