Solidaritas Warga Sumsel Gelar Aksi Di Depan Mapolda Sumsel

- Jurnalis

Selasa, 28 Mei 2019 - 23:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan massa yang mengatas namakan solidaritas warga Sumsel mendatangi Mapolda Sumatera Selatan (Sumsel) pada Selasa (28/5/2019)

Ratusan massa yang mengatas namakan solidaritas warga Sumsel mendatangi Mapolda Sumatera Selatan (Sumsel) pada Selasa (28/5/2019)

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Pasca kisruh Pilpres 21-22 Mei 2019 di Jakarta kemarin, hingga mengakibatkan banyaknya jatuh korban jiwa, memicu ratusan massa yang mengatas namakan solidaritas warga Sumsel mendatangi Mapolda Sumatera Selatan (Sumsel) pada Selasa (28/5/2019). Massa mendatangi Mapolda Sumsel guna menyampaikan aspirasi.

Sebelumnya Aksi demonstrasi ini sendiri dimulai pukul 16.30 yang bertitik kumpul di Bundaran Air Mancur setelah itu mereka langsung menuju ke Mapolda Sumsel untuk berujuk rasa depan Markas Kepolisian Daerah tersebut.
Ustadz Umar Said mengatakan aksi yang dilakukan hari ini bertujuan untuk menuntut keadilan atas bentrok yang terjadi di Jalan Tamrin hingga menewaskan 8 orang dan 700an lebih korban yang terluka.

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Meski melibatkan ratusan massa, namun aksi ini berlangsung dengan damai. Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara pun turut mengapresiasi karena massa menyampaikan aksi dengan tertib. Dia pun berjanji akan menyampaikan aspirasi massa.

Menurut Zulkarnain, dirinya senantiasa menerima aksi yang digelar, apalagi dengan cara-cara damai. Karena diketahui, banyak para kyai dan ustad yang bergabung dalam aksi itu.
Terkait salah satu tuntutan para aksi, yakni meminta para anggota Brimob dari Polda Sumsel yang diturunkan ke Jakarta segera ditarik, Kapolda menerangkan, jika situasi sudah aman otomatis anggota dengan sendirinya akan pulang.

Baca Juga:  EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

“Kalau sudah aman dengan sendirinya akan ditarik. Kalau sudah aman besok atau lusa juga sudah ditarik. Itu kan untuk keamanan di Jakarta,” jelasnya.

Anggota Brimob Polda Sumsel yang diturunkan ke Jakarta untuk menjaga kemanan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebanyak empat kompi. Mereka akan dipulangkan jika kondisi jakarta sudah aman

Aksi tersebut sudah diterima langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara dan mengatakan sudah menerima tuntutan tersebut dan akan ditindak lanjutinya. (*)

 

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru