Soal Survei Elektabilitas Calon, Pengamat: Media Propaganda hingga Jangan Pilih Pemimpin ‘UTOPIS’

- Jurnalis

Jumat, 15 November 2024 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat Sosial dan Politik, Bagindo Togar

Pengamat Sosial dan Politik, Bagindo Togar

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Berbagai cara ditempuh calon kepala daerah untuk mendulang simpati, hingga merebut kepercayaan di hati masyarakat.

Tak pelak hal tersebut mendapat sorotan tajam dari Pengamat Sosial dan Politik [Sospol] Bagindo Togar. Menurutnya, beredarnya strategi kampanye di antaranya adu survei elektabilitas suara bagi figur calon pun menjadi media Propaganda Politik! Mengapa dilontarkan seperti itu?

“Contoh, kelompok paslon ini unggul dan hal serupa dikatakan dari paslon lainnya. Jadi survei dijadikan ajang propaganda! Hal demikian terjadi di Sumatera Selatan [Sumsel],” ungkapnya dalam keterangan pers usai Diskusi Publik dan Deklarasi Damai di Ngupiday, Jumat 15 November 2024.

Di satu sisi, kata Bagindo Togar, survei ini diharapkan paslon dapat membingungkan masyarakat, tapi gerakan atau upaya perlakuan calon tersebut salah! “Mindset [pola pikir] calon inginnya dapat mengecoh masyarakat, tapi itu salah besar, sebab masyarakat sekarang sudah cerdas, mereka sudah mengetahui untuk memilih calon pemimpinnya di masa mendatang,” ujarnya.

Baca Juga:  Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD

Survei bagi Paslon hanya Internal bukan Independen, Bisa Blunder!!

Bagindo menilai cara-cara penggiringan melalui hasil survei itu sudah Jadul, nggak eranya lagi… Justru apa yang dilakukan paslon berdampak blunder bagi dirinya terhadap survei itu sendiri.

Tentunya, timpal Bagindo Togar, dilakukannya survei saat ini merupakan survei internal bagi si calon itu sendiri sedangkan [survei] independen belum ada.

“Jadi tidak ada survei independen dalam menyatakan sejatinya hasil sesungguhnya,” sebutnya.

Baca Juga:  Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026

Masyarakat Tidak Bisa Dibodohi, Pilih Pemimpin Relaistis bukan Utopis

Masyarakat tidak bisa lagi dibodoh-bodohi. Kericuhan terjadi bukanlah dari masyarakat namun dari tiga unsur, parpol [partai politik], penyelenggara, dan paslon. “Masyarakat ini sudah cerdas semuanya lho! Mereka dapat mengontrol dirinya sendiri, sudah tahu memposisikan mana yang terbaik, jadi tidak bisa lagi,” tegasnya Bagindo dengan lantang.

Menjelang kontestasi Pilkada pada 27 November ini, Bagindo mengimbau masyarakat pilihlah pemimpin yang bisa memberikan perubahan nyata, jangan bersifat utopis [khayalan/semu].

“Carilah pemimpin relaistis bukan utopis,” imbaunya.

“Bila si calon tidak dapat memberikan lompatan perubahan, maka tinggalkan jangan dipilih,” tukas dia.

Selanjutnya..Bagi Penyelenggara Pemilu Jangan

Berita Terkait

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:17 WIB

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Berita Terbaru