Soal Investasi Bodong, PKK Sumsel Gandeng OJK

- Jurnalis

Selasa, 19 April 2022 - 00:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TP PKK Sumsel terus bersinergi dengan lembaga terkait, dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan [OJK] Regional 7 Sumbagsel mendorong literasi pemanfaatan jasa keuangan bagi masyarakat.

TP PKK Sumsel terus bersinergi dengan lembaga terkait, dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan [OJK] Regional 7 Sumbagsel mendorong literasi pemanfaatan jasa keuangan bagi masyarakat.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | TP PKK Sumsel terus bersinergi dengan lembaga terkait, dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan [OJK] Regional 7 Sumbagsel mendorong literasi pemanfaatan jasa keuangan bagi masyarakat.

Hal ini agar masyarakat tidak terjebak kepada praktik jasa keuangan atau investasi bodong.

Salah satunya adalah dengan memaparkan dan mengenalkan tentang Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah [TPAKD], di mana OJK adalah tim pengarah.

Kepala OJK Regional 7 Sumbagsel Untung Nugroho mengatakan TPAKD telah ada sejak tahun 2016 di mana setiap tim dikoordinasi oleh Sekda baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Tim ini dibentuk agar akses keuangan daerah bisa dipercepat dan mendorong akses keuangan secepat-cepatnya kepada masyarakat agar bisa dimanfaatkan,” jelas Untung saat beraudiensi dengan Ketua TP PKK Sumsel, di Griya Agung, Senin [18/04].

Baca Juga:  Andreas Bilang Kapolda Sumsel Jangan "Kedodoran" dengan Dua PR Besar: 14 Korporasi Karhutla-Kekerasan Jurnalis, Gelar RDP!

Lebih lanjut Untung menambahkan pihaknya berupaya untuk memberikan literasi kepada masyarakat tentang pengelolaan keuangan bagi keluarga, sehingga bisa termanfaatkan dengan baik.

“Kita ingin membantu pendanaan masyarakat dan menghindarkan dari pinjaman online,”  terangnya.

Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia HD menegaskan pihaknya akan  berupaya untuk mendorong literasi pemanfaatan jasa keuangan kepada masyarakat. Menurutnya tak sedikit masyarakat yang ingin mendapatkan pendanaan modal pengembangan usaha namun terkendala pada agunan [jaminan].

“Ada masyarakat yang ingin memperoleh pinjaman namun seringkali terkendala pada jaminan terlebih lagi karena penghasilan mereka yang tidak menentu,” bebernya.

Untuk itu dirinya akan menyosialisasikan literasi pemanfaatan jasa keuangan. Hal ini dinilainya penting sebab kerap dijumpai pula masyarakat meminjam uang namun dana tersebut justru digunakan untuk kegiatan konsumtif bukan untuk hal yang produktif.

Baca Juga:  Kendaraan Listrik di Sumsel Tembus 2.047 Unit, PLN Perkuat SPKLU Center

“PKK bersama OJK saya kira perlu menyosialisasikan ini kepada para ibu. Sebab yang memegang keuangan keluarga itu adalah para ibu”, ujarnya.

Senada dengan Ketua TP PKK Sumsel, Korwil International Council Fot Small Bussines [ICSB] Sumsel Hj  Samantha Tivani HD menginginkan agar ada pendampingan dari OJK bagi pengembangan UKM Disabilitas yang kerap terkendala pada modal usaha.

Turut hadir pada kesempatan itu Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya, Asisten II Bidang Ekonomi dan Keuangan Pemprov Sumsel Ekowati Retnaningsih, para Kepala OPD terkait di lingkungan Pemprov Sumsel, dan pengurus TP PKK Sumsel. [red]

Berita Terkait

ADIPEC 2026 Jadi Ajang Perluasan Kemitraan Industri Hulu Migas Indonesia
Andreas Bilang Kapolda Sumsel Jangan “Kedodoran” dengan Dua PR Besar: 14 Korporasi Karhutla-Kekerasan Jurnalis, Gelar RDP!
Medco E&P Tanam 22 Ribu Mangrove di Banyuasin, Rehabilitasi Pesisir Sungsang IV Terus Dipantau
Kado HUT Listrik ke-81, PLN Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam Pasok 15 MMSCFD
Kapasitas Data Center RI Diproyeksi Tembus 11 GW, PLN Siapkan Pasokan Listrik Andal
PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎
Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama
Dari Puluhan PTS di Palembang Hanya IGM Dinilai Bapenda Abai Kewajiban Pajak Sejak 2019

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:24 WIB

ADIPEC 2026 Jadi Ajang Perluasan Kemitraan Industri Hulu Migas Indonesia

Senin, 2 November 2026 - 15:16 WIB

Andreas Bilang Kapolda Sumsel Jangan “Kedodoran” dengan Dua PR Besar: 14 Korporasi Karhutla-Kekerasan Jurnalis, Gelar RDP!

Senin, 2 November 2026 - 12:37 WIB

Medco E&P Tanam 22 Ribu Mangrove di Banyuasin, Rehabilitasi Pesisir Sungsang IV Terus Dipantau

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Kado HUT Listrik ke-81, PLN Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam Pasok 15 MMSCFD

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Kapasitas Data Center RI Diproyeksi Tembus 11 GW, PLN Siapkan Pasokan Listrik Andal

Berita Terbaru