Sesosok Mayat Mengapung di Parit Hotel Gajah Mada Pontianak

- Jurnalis

Senin, 6 Mei 2024 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penemuan sesosok mayat yang mengapung di parit depan Hotel Gajah Mada, Jalan Ketapang, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, telah dievakuasi Polresta Pontianak.

Penemuan sesosok mayat yang mengapung di parit depan Hotel Gajah Mada, Jalan Ketapang, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, telah dievakuasi Polresta Pontianak.

WIDEAZONE.com, PONTIANAK | Penemuan sesosok mayat yang mengapung di parit depan Hotel Gajah Mada, Jalan Ketapang, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan menggemparkan warga setempat. Mayat tersebut ditemukan warga mengapung, sekitar pukul 10.00 WIB, Senin 6 Mei 2024.

“Peristiwa penemuan mayat, bermula dari laporan warga yang kebetulan tengah melintas di sskitar TKP [tsmpat kejadian perkara], kemudian melaporkan hal tersebut ke pihak keamanan hotel untuk melaporkaannya pada pihak Kepolisian,” ungkap Kapoleesta Pontianak melalui Kasat Reskrim Kompol Antonius Trias Kuncorojati.

Baca Juga:  Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Ya, kata Kasat Reskrim, sekitar Pukul 09.30 WIB, setelah melaksanakan tugasnya sebagai satpam hotel dengan shift pagi. “Saat saksi di halaman parkir Hotel, kemudian mendengar teriakan oleh seseorang yang tidak dikenal dengan mengunakan pakaian warna biru dan berkata ‘bang, bang ada mayat’! ucapnya dalam keterangan.

Kasat Reskrim menjelaskan pihaknya, telah membawa mayat yang terindentifikasi bernama Lie Sui Tin [49], warga Jalan Merdeka Gang Punai Permai II nomor 3 RT 001 RW 005 Kelurahan Pontianak Kota itu untuk proses visum et revertum ke rumah sakit [RS] Bahayangkara.

Baca Juga:  Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat

“Hasil visum dari pihak RS Bhayangkara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan ditemukan busa pada mulut korban,” jelasnya.

“Diduga korban memiliki penykit epilepsi,” tambah dia.

Laporan Jono Darsono | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎
200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir
Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat
PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎
70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Pimpin Lapas Martapura, Farizal Antony Diminta Lanjutkan Sinergi dan Perkuat Pembinaan Warga Binaan
SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:00 WIB

BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎

Sabtu, 5 September 2026 - 13:03 WIB

200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir

Sabtu, 5 September 2026 - 04:58 WIB

Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat

Selasa, 1 September 2026 - 17:03 WIB

PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Berita Terbaru