Sektor Pariwisata Terdampak Covid 19, IMO Indonesia Siap Jadi Volunteer Gaungkan Destinasi Wisata Nusantara

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2020 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub Ismail

Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub Ismail

WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Keperihatinan atas semakin meluasnya Wabah Novel Coronavirus (Covid-19 -red) yang pertama kali dilaporkan terjadi di Wuhan.

Tiongkok menjadi atensi dunia yang ditangani oleh WHO dengan menjalin komunikasi mengenai standar-standar penanganan serta pencegahannya kepada seluruh Negara saat ini.

Hal tersebut menimbulkan dampak yang luar biasa hampir di seluruh sektor, Negara yang sudah dinyatakan terdampak maupun yang belum sama-sama melakukan upaya terbaik bagi keselamatan serta kesehatan warganya melalui kebijakan-kebijakan dan langkah-langkah antisipatif agar tidak terjadi wabah yang menimbulkan keresahan pada masyarakat secara global.

Di Indonesia, TNI & Polri hadir untuk memberikan perlindungan serta kepastian hukum agar situasi dapat terkendali serta berjalan dengan tahapan yang telah disinergikan pada kesepahaman bersama di lintas kementerian serta pihak-pihak terkait.

“Hal tersebut dituturkan Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub Ismail,” kepada awak media ketika diwawancara terkait Covid-19, jumat 06/03/20 di Jakarta.

Yakub juga mengatakan bahwa sejak memboyong ratusan WNI dari wuhan awal februari kemarin dengan observasi selama 14 hari di pulau natuna, Pemerintah telah menempatkan skala prioritas pada hal tersebut dan melakukan komunikasi secara berjenjang dengan tetap memperhatikan mekanisme pemulangan WNI lainnya dibelahan dunia.

Baca Juga:  Kado Bulan K3, Menaker Gratiskan Pembinaan Ahli K3 Umum

“Pemerintah juga memastikan kasus virus corona ini benar-benar sudah dipersiapkan penangannya, “ujar Yakub.

Lebih dari 100 rumah sakit yang siap dengan ruang isolasi mengenai virus korona dengan standar isolasi yang baik dan dilengkapi dengan peralatan yang memadai sesuai dengan standar internasional.

Ia menuturkan, selain sektor rill, industri pariwisata nusantara menjadi salah satu sektor yang cukup terdampak atas wabah virus tersebut, adapun kebijakan pemerintah terkait stimulus sektor pariwisata yang ditujukan untuk wisatawan mancanegara baru akan dilakukan menunggu hingga wabah Covid-19 mereda dan suasana kembali kondusif.

“Sementara akan lebih memfokuskan program pada penanganan wisman yang masuk ke destinasi Indonesia saat dimulainya periode penyebaran virus dimaksud, menambah peningkatan kualitas destinasi pariwisata melalui environment sustainability, health and hygiene, dan safety and security,” tutur Yakub.

Baca Juga:  Menaker Siapkan Strategi agar Pemagangan Nasional 2026 Jangkau Semua Provinsi

Yakub juga mengungkapkan, Kondisi tersebut tentu saja menjadi keprihatinan banyak pihak termasuk IMO-Indonesia (Organisasi badan usaha media online), yang tergerak untuk dapat berperan aktif secara nyata dalam membantu industri pariwisata nusantara melalui berbagai pemberitaan sehat, positif dan berimbang sebagai informasi terdepan kepada publik dari berbagai narasumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

“IMO-Indonesia melalui dewan pimpinan pusat dan wilayah membuka ruang bagi industri pariwisata nusantara secara berjenjang untuk dapat bersinergi dalam melakukan berbagai pemberitaan terkait destinasi wisata yang ada, serta program wisatanya. Agar kiranya hal terebut dapat menjadi nilai tambah dalam mendongkrak pariwisata nusantara,” Imbuhnya.

“IMO-Indonesia juga mendorong sektor pariwisata untuk tetap optimis dengan mempersiapkan strategi-srategi baru pasca perubahan situasi yang lebih baik nanti. Bahwasanya selain penanganan dan pencegahan covid-19, Pemerintah juga menyadari betapa penting untuk menjaga keberlangsungan perekonomian tanah air,” Pungkasnya.

Laporan Yfi

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat: Pers Indonesia Berduka
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta
Jamaah Muslimin Desak Pemerintah Tuntut Pertanggungjawaban Zionis Israel Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI
IdulFitri 1 Syawal Jatuh Pada Sabtu 21 Maret 2026
Menaker: Perusahaan Perlu Bantu Pekerja Agar Kariernya Terus Berkembang
Wamenaker Bahas Kerja Sosial dan Pelatihan Kerja dengan Kejati Sumut
Kolaborasi PLN dan Kementerian Perdagangan Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 08:07 WIB

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat: Pers Indonesia Berduka

Rabu, 15 April 2026 - 18:45 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Rabu, 15 April 2026 - 18:24 WIB

Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta

Rabu, 1 April 2026 - 17:58 WIB

Jamaah Muslimin Desak Pemerintah Tuntut Pertanggungjawaban Zionis Israel Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:57 WIB

IdulFitri 1 Syawal Jatuh Pada Sabtu 21 Maret 2026

Berita Terbaru