Sejumlah BEM di Kalbar Deklarasi Pilkada Damai

Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa [BEM] dari sejumlah Perguruan Tinggi di Kalimantam Barat mendeklarasikan Pilkada Damai 2024, berlangsung di Politeknik Negeri Pontianak [Polnep], Kalimantan Barat, Sabtu 29 Juni 2024.
Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa [BEM] dari sejumlah Perguruan Tinggi di Kalimantam Barat mendeklarasikan Pilkada Damai 2024, berlangsung di Politeknik Negeri Pontianak [Polnep], Kalimantan Barat, Sabtu 29 Juni 2024.

WIDEAZONE.com, PONTIANAK | Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa [BEM] dari sejumlah Perguruan Tinggi di Kalimantam Barat mendeklarasikan Pilkada Damai 2024, berlangsung di Politeknik Negeri Pontianak [Polnep], Kalimantan Barat, Sabtu 29 Juni 2024.

Diinisiasi berbagai elemen mahasiswa dan dihadiri 45 orang, di antaranya BEMSI Kerakyatan Kalbar, BEM Polnep, Pengurus FKBK, dan gabungan mahasiswa Politeknik Negeri Pontianak.

banner 468x60

Ketua BEMSI Kerakyatan Kalbar, Agim Nastiar, dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran selama pelaksanaan deklarasi ini.

“Kita semua di sini untuk mendukung Pilkada 2024 yang aman, damai, dan berintegritas. Pastikan acara ini berjalan dengan tertib dan lancar, tanpa ada provokasi,” ujar Agim Nastiar, Sabtu 29 Juni 2024.

Adapun deklarasi yang dilakukan oleh elemen mahasiswa ini berisi komitmen bersama untuk mendukung pelaksanaan Pilkada 2024 yang aman dan damai.

Berikut adalah poin-poin deklarasi yang bunyinya Mendukung Pilkada 2024 yang Aman dan Damai.

“Siap mendukung pelaksanaan Pilkada tahun 2024 yang aman, damai, dan berintegritas, tanpa politik identitas dan tanpa provokasi di wilayah Kalimantan Barat,” kata Agim Nastiar.

Menolak Ujaran Kebencian dan Hoaks.

“Kami menolak segala bentuk ujaran kebencian, penyebaran berita hoaks, politisasi SARA, serta kampanye hitam dalam kontestasi Pilkada 2024,” tegasnya.

“Siap memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya berpartisipasi dalam politik dengan cara yang beradab dan santun pada Pilkada 2024,” lanjut Agim.

Kami, ujarnya, mendukung Polri untuk melakukan penegakan hukum yang tegas dalam rangka menciptakan stabilitas kamtibmas pada Pilkada 2024. “Berkomitmen mendukung Pilkada 2024 yang aman, damai, dan bermartabat, tanpa politik identitas, tanpa provokasi di Kalimantan Barat,” jelasnya.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa menunjukkan komitmen nyata untuk menciptakan Pilkada yang damai dan berintegritas di Kalimantan Barat.

“Kami berharap deklarasi ini menjadi langkah awal bagi terciptanya Pilkada yang damai dan demokratis di Kalimantan Barat,” kata saru di antara peserta deklarasi dari Gabungan Mahasiswa Politeknik Negeri Pontianak.

Deklarasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi aktif dari mahasiswa dalam mendukung proses demokrasi yang sehat dan bebas dari konflik di Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Barat. [Jono Darsono]