PRAKTISI sosial politik, kemasyarakatan dan pendidikan, Dr Tarech Rasyid MSi tak menyangka jika anggota DPRD Kota Palembang sebelumnya pernah ditahan selama delapan bulan terkait kasus narkoba.
“Kok ketika dia sudah sarjana dan mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kota Palembang dari Partai Golkar, apakah tak ada catatan tentang sikap dan perilakunya selama ini?” ujar Tarech seperti bertanya ke dirinya sendiri, Selasa (28/9/2020).
Tarech heran, kok ketika Doni mengajukan diri sebagai calon anggota dewan dari partai berlambang beringin itu segala data dan persyaratan tidak diteliti panitia? Apalagi saat dia mahasiswa, Doni pernah ditangkap karena kasus narkoba. “Bagaimana bisa menjadi wakil rakyat apabila kualitas dirinya seperti itu? Keadaan ini yang membuat saya tak habis pikir,” kata Tarech.
Menurut dia, apabila tidak tertangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) dan BNN Sumsel pada Selasa lalu (22/9/2020), figur seperti itu tidak akan memberi manfaat bagi rakyat. Terutama bagi mereka yang telah memberikan suara ke pada Doni.
Tarech kaget, ternyata sebelum pemangkapan ini ternyata sudah terdata sebagai figur yang pernah ditangkap selama delaoan bulan karena kasus narkotika dan obat-obat terlarang.
Terkait masalah Doni, Humas Pengadilan Negeri Palembang Abu Hanifah, mengatakan anggota dewan itu, pada 2013 lalu, pernah dipenjara terkait kasus yang sama.
Dari database sistem informasi penelusuran perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Kelas I A Palembang, kata Abu Hanifah, tertulis nama Doni Timur (30) yang pernah divonis selama delapan bulan penjara karena kasus narkoba.
Dalam database Nomor 1251/PID.SUS/2013/PN PLG, Doni telah melanggar pasal 131 Undang-Undang No.35 tahun 2009 tentang tentang tindak pidana narkotika.
“Dia dipenjara karena kasus narkotika jenis sabu-sabu seberat 9,14 gram. Vonis penjara bagi Doni lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Palembang,” ujar Abu Hanifah.
Menurut Humas Pengadilan Negeri Palembang tersebut, dia dipenjara karena kesalahannya, dengan sengaja tidak melaporkan adanya penggunaan barang haram narkotika.
Abu Hanifah membuka database itu, yang juga hanya bisa dibuka para hakim saja.
Saat itu, katanya, yang menjadi hakim adalah Marhaba Pasaribu Zuhair. Dalam pertimbangan hakim, Doni Timur tak terbukti sebagai pemilik barang haram tersebut sesuai pasal 121 (1) Undang-Undang No. 35 tahun 2009 tentang kepemilikan narkotika.
Meski begitu ia terbukti melanggar pasal 131 UU No. 35 tahun 2009 tentang tidak melapor adanya bukti tindak pidana narkotika. (*)
Laporan Abror Vandozer – Editor Anto Narasoma



![Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi [SUTT] 150 kilovolt [kV] Sarolangun-Muara Rupit untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0044-225x129.jpg)
![Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Nurcahyo JM SH MH turun langsung mengevaluasi kinerja jajaran Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Timur [OKU Timur], Selasa 27 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0042-225x129.jpg)
![Salah satu objek Yayasan STIMIK IGM yang dipasang plang banner. [Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0043-225x129.jpg)
![Kedua tersangka berinisial IS, selaku Kuasa Pengguna Anggaran [KPA]/Pejabat Pembuat Komitmen [PPK], dan D, Direktur PT Amanda Tiga Mandiri yang bertindak sebagai penyedia. Keduanya langsung ditahan di Rutan Kelas I A Pakjo Palembang selama 20 hari, terhitung sejak 27 Oktober hingga 15 November 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0032-225x129.jpg)

![Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang meraih penghargaan sebagai pemerintah daerah terbaik III dalam kategori Indeks Satu Data Indonesia [SDI] tingkat kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0017-225x129.jpg)
![Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi [SUTT] 150 kilovolt [kV] Sarolangun-Muara Rupit untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0044-129x85.jpg)
![Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Nurcahyo JM SH MH turun langsung mengevaluasi kinerja jajaran Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Timur [OKU Timur], Selasa 27 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0042-129x85.jpg)
![Salah satu objek Yayasan STIMIK IGM yang dipasang plang banner. [Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0043-129x85.jpg)
![Kedua tersangka berinisial IS, selaku Kuasa Pengguna Anggaran [KPA]/Pejabat Pembuat Komitmen [PPK], dan D, Direktur PT Amanda Tiga Mandiri yang bertindak sebagai penyedia. Keduanya langsung ditahan di Rutan Kelas I A Pakjo Palembang selama 20 hari, terhitung sejak 27 Oktober hingga 15 November 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0032-129x85.jpg)



![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

