Sebelum Jadi Dewan Doni Sudah Jadi Pemain Narkoba, Tarech: Kok Bisa !!!

- Jurnalis

Senin, 28 September 2020 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENANGKAPAN

PENANGKAPAN "D" (anggota DPRD Kota Palembang) oleh Badan Narkotika Nasional Sumatera Selatan (BNN Sumsel) sangat disayangkan sejumlah tokoh.

PRAKTISI sosial politik, kemasyarakatan dan pendidikan, Dr Tarech Rasyid MSi tak menyangka jika anggota DPRD Kota Palembang sebelumnya pernah ditahan selama delapan bulan terkait kasus narkoba.

WIDEAZONE.COM, PALEMBAMG — Ketika dikonfirmasi terkait penangkapan Doni SH ketika ia masih sebagai mahasiswa dalam kasus yang sama (narkoba), Tarech kaget setengah mati.

“Kok ketika dia sudah sarjana dan mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kota Palembang dari Partai Golkar,  apakah tak ada catatan tentang sikap dan perilakunya selama ini?” ujar Tarech seperti bertanya ke dirinya sendiri, Selasa (28/9/2020).

Tarech heran, kok ketika Doni mengajukan diri sebagai calon anggota dewan dari partai berlambang beringin itu segala data dan persyaratan tidak diteliti panitia? Apalagi saat dia mahasiswa, Doni pernah ditangkap karena kasus narkoba. “Bagaimana bisa menjadi wakil rakyat apabila kualitas dirinya seperti itu? Keadaan ini yang membuat saya tak habis pikir,”  kata Tarech.

Baca Juga:  MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong

Menurut dia, apabila tidak tertangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) dan BNN Sumsel pada Selasa lalu (22/9/2020),  figur seperti itu tidak akan memberi manfaat bagi rakyat. Terutama bagi mereka yang telah memberikan suara ke pada Doni.

Tarech kaget, ternyata sebelum pemangkapan ini ternyata sudah terdata sebagai figur yang pernah ditangkap selama delaoan bulan karena kasus narkotika dan obat-obat terlarang.

Terkait masalah Doni, Humas Pengadilan Negeri Palembang Abu Hanifah, mengatakan anggota dewan itu, pada 2013 lalu, pernah dipenjara terkait kasus yang sama.
Dari database sistem informasi penelusuran perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Kelas I A Palembang, kata Abu Hanifah, tertulis nama Doni Timur (30) yang pernah divonis selama delapan bulan penjara karena kasus narkoba.

Dalam database Nomor 1251/PID.SUS/2013/PN PLG, Doni telah melanggar pasal 131 Undang-Undang No.35 tahun 2009 tentang tentang tindak pidana narkotika. 

Baca Juga:  PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif

“Dia dipenjara karena kasus narkotika jenis sabu-sabu seberat 9,14 gram. Vonis penjara bagi Doni lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Palembang,” ujar Abu Hanifah.

Menurut Humas Pengadilan Negeri Palembang tersebut, dia dipenjara karena kesalahannya, dengan sengaja tidak melaporkan adanya penggunaan barang haram narkotika.

Abu Hanifah membuka database itu, yang juga hanya bisa dibuka para hakim saja.

Saat itu, katanya, yang menjadi hakim adalah Marhaba Pasaribu Zuhair. Dalam pertimbangan hakim, Doni Timur tak terbukti sebagai pemilik barang haram tersebut sesuai pasal 121 (1) Undang-Undang No. 35 tahun 2009 tentang kepemilikan narkotika.

Meski begitu ia terbukti melanggar pasal 131 UU No. 35 tahun 2009 tentang tidak melapor adanya bukti tindak pidana narkotika. (*)

Laporan Abror Vandozer – Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

Audit Bapenda Ungkap Tunggakan PBB Yayasan STIMIK IGM, Perluasan Bangunan Juga Disorot
Korupsi Lampu Jalan Palembang, Dua Tersangka Ditahan! Kerugian Negara Rp3,07 Miliar
Antisipasi Banjir dan Cuaca Ekstrem, Ratu Dewa Perkuat Koordinasi dengan BMKG
Dari Data ke Pelayanan Publik, Palembang Raih Peringkat III Satu Data Indonesia
Plang PBB Bapenda Terpasang di Dua Objek IGM, Marzuki Alie Minta DPRD Bersikap Tegas
BREAKING NEWS: Bapenda Palembang Pasang Plang Penunggak Pajak di Dua Objek STIMIK IGM
Revitalisasi Rusun Ilir Barat Dikebut, Kementerian PKP Turun Langsung ke Palembang
Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Audit Bapenda Ungkap Tunggakan PBB Yayasan STIMIK IGM, Perluasan Bangunan Juga Disorot

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Korupsi Lampu Jalan Palembang, Dua Tersangka Ditahan! Kerugian Negara Rp3,07 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Antisipasi Banjir dan Cuaca Ekstrem, Ratu Dewa Perkuat Koordinasi dengan BMKG

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Plang PBB Bapenda Terpasang di Dua Objek IGM, Marzuki Alie Minta DPRD Bersikap Tegas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:11 WIB

BREAKING NEWS: Bapenda Palembang Pasang Plang Penunggak Pajak di Dua Objek STIMIK IGM

Berita Terbaru