“Sampah Rusak Infrastruktur” Kadis PUPR: Tanggung Jawab Bersama

- Jurnalis

Rabu, 23 Februari 2022 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gundukan Sampah di dua lokasi Pasar, Kuto-Perumnas Sako

Gundukan Sampah di dua lokasi Pasar, Kuto-Perumnas Sako

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang [Kadis PUPR] H Ahmad Bastari Yusak mengatakan tumpukan sampah di Pasar Kuto dan Perumnas berdampak pada kerusakan infrastruktur.

“Sampah yang terdapat di dua lokasi tersebut [Kuto dan Perumnas] mengakibatkan tersumbatnya saluran drainase, kerusakan bahu jalan hingga menimbulkan bau tak sedap di sekitar lokasi,” ungkapnya kepada Wideazone.com, Rabu [23/2/2022].

Saluran air yang tersumbat akhirnya mengalir ke jalan dan menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan, tentunya memberikan dampak bagi pengendara yang melintas. “Perbaikan yang kita lakukan di Pasar Sako Perumnas hanya sifatnya sementara,” ujarnya.

Baca Juga:  Pembangunan Poskamling TMMD Dikebut, Wadan Satgas Pastikan Kualitas dan Target Penyelesaian

Kita [Dinas PUPR], jelas Bastari telah berupaya membersihkan sampah agar tak menumpuk, namun saat dibersihkan, tak berselang lama terjadi gundukan [sampah]. Bagi pihak terkait, terutama Perusahaan Daerah [PD] Pasar untuk bersama sama mengimbau serta menertibkan pedagang setempat untuk tidak membuang sampah di saluran air.

“Percuma kita benahi dan tanggulangi! jika gundukan sampah menutup kembali saluran air. Kita minta pihak terkait agar dapat mengelola sampah dengan baik dan dapat mengkoordinir pedagang serta masyarakat di sekitar untuk menjaga, peduli lingkungan dan menjaga infrastruktur yang ada,” imbau Kadis PUPR.

Baca Juga:  Jelang Penutupan TMMD, Sumur Bor Musola Hidayatullah Rampung, Warga Tak Lagi Khawatir Kebutuhan Air

Bastari menegaskan bila persoalan [Sampah] sudah tidak bisa teratasi lagi, maka dilakukan perbaikan permanen.

“Semua stakeholder [pemangku kepentingan] harus bertanggung jawab tak hanya pemerintah [Dinas PUPR], namun masyarakat pun harus mempunyai rasa kepedulian serta peka terhadap persoalan infrastruktur kota ini,” tegasnya.

Bastari pun kembali mengimbau pedagang agar tidak berjualan di atas saluran air dan bahu jalan. “Fungsikanlah infrastruktur sesuai dengan fungsinya,” pungkasnya seraya menekankan.

Laporan Abror Vandozer

Berita Terkait

BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎
200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir
Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat
PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎
70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Pimpin Lapas Martapura, Farizal Antony Diminta Lanjutkan Sinergi dan Perkuat Pembinaan Warga Binaan
SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:00 WIB

BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎

Sabtu, 5 September 2026 - 13:03 WIB

200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir

Sabtu, 5 September 2026 - 04:58 WIB

Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat

Selasa, 1 September 2026 - 17:03 WIB

PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Berita Terbaru