Terkait tuntutan yang mereka suarakan, ribuan mahasiswa tetap menyuarakan akan tetap menolak undang undang Omnibus Law Cipta Kerja.
Dalam orasinya, Pandu peserta aksi dari Universitas Sriwijaya mengatakan gerakan ini akan terus membesar dan kami jugak akan datang kembali ke sini (Kantor DPRD Sumsel). “Terima kasih pak Polisi kami ucapkan telah mengawal kami hingga saat ini. Ketika negeri ini dipermalukan maka, kita akan menjadi border terdepan,” ucapnya seraya mengakhiri aksinya, Rabu (7/10/2020).
Presiden Mahasiswa Universitas Sriwijaya (Presma UNSRI) Palembang, Muaz menjelaskan, hari ini kami merespon apa yang dilakukan DPR RI. “Berhari hari, sebelum pengesahan UU Omnibus Law Cipta Karja pada 5 Oktober 2020, kami telah melakukan aksi di sini (DPRD Sumsel). Pada 16 Maret 2020, kami ingat, DPRD Sumsel menyetujui untuk kemudian DPR RI membatalkan undang undang tersebut,” ujarnya saat diwawancarai Wideazone.com dan Zoom Post usai mengakhiri aksi.
Lanjut Muaz, hari ini, konsekuensinya adalah mimbar bebas. Menolak dengan keras dan kita nyatakan itu. “Ini sebagai bentuk penolakan terhadap dan kami menyatakan, pertama mosi tidak percaya terhadap DPR, kedua, menuntut kepada Presiden Joko Widodo untuk menerbitkan Perpu dan melakukan Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi,” tegasnya.
Senada, Ketua HMI Kota Palembang, Eko Hendiyono, mengatakan kita tetap akan mengawal proses Judicial Revie di Mahkamah Konstitusi.
Laporan Abror Vandozer



![Tujuh orang kini memikul amanah besar: menjaga jejak sejarah Palembang agar tak hilang ditelan laju pembangunan kota. Mereka resmi dilantik sebagai Tim Ahli Cagar Budaya [TACB] Kota Palembang periode 2026-2029, Kamis 8 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261008-WA0009-225x129.jpg)

![Anak-anak muda anggota Tim Cegah Api Greenpeace Indonesia dan Perkumpulan Rawang di Palembang menyuarakan dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan gambut di sekitar Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu, 7 Oktober 2026. [Abriansyah Liberto-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0020-225x129.jpg)
![Kabid Pajak Daerah I Badan Pendapatan Daerah [Bapenda] Kabupaten Banyuasin, Panca Al-Azhar](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0004-225x129.jpg)


![Tujuh orang kini memikul amanah besar: menjaga jejak sejarah Palembang agar tak hilang ditelan laju pembangunan kota. Mereka resmi dilantik sebagai Tim Ahli Cagar Budaya [TACB] Kota Palembang periode 2026-2029, Kamis 8 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261008-WA0009-129x85.jpg)

![Anak-anak muda anggota Tim Cegah Api Greenpeace Indonesia dan Perkumpulan Rawang di Palembang menyuarakan dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan gambut di sekitar Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu, 7 Oktober 2026. [Abriansyah Liberto-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0020-129x85.jpg)
![Kabid Pajak Daerah I Badan Pendapatan Daerah [Bapenda] Kabupaten Banyuasin, Panca Al-Azhar](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0004-129x85.jpg)



![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
