ARTIS cantik Ria Irawan, sudah berjuang jatuh bangun untuk menyembuhkan dirinya dari cengkraman kanker gentah bening stadium empat. Namun Tuhan berkehendak lain, ia harus tunduk pada ketentuan takdir.
Masyarakat Indonesia kaget mendengar aktris kesayangannya dikabarkan meningal dunia akibat sakit kanker getah bening stadium empat.
Padahal orang tahu, bagaimana Ria dan keluarganya sudah maksimal untuk penyembuhan penyakit yang ditakuti itu.
Awalnya, Ria Irawan divonis mederita kanker endometrium tahun 2009. Awalnya, terdapat miom di rahim aktris memperoleh penghargaan peran pendukung wanita terbaik dapa Festival Film Indonesia tahun 1988 itu.
Lama kelamaan miom itu semakin menebal dan menyebar menjadi kanker dinding rahim. Akhirmya
Ria memutuskan untuk menjalani operasi pengangkatan dinding rahim.
“Jangan pernah takut ketika kita mendapat vonis mengerikan tentang kanker. Berjuanglah dengan kemampuan yang ada,” ujar Ria Irawan saat dikunjungi rekan-rekan artis lainmya.
Setelah pengangkatan kanker dinding rahim, tiba-tiba berita lain yang mengejutkan menerpa dirinya. Ria divonis mengidap penyakit kanker getah bening.
Karena sudah diinyatakan menjalar ke seluruh tubuhnya, Ria Irawan sempat masuk ke ruang instalasi gawat darurat (IGD).
Di IGD, Ria mendapat perawatan intensif. Celaka dua belas. Ternyata muncul penyakit lain yang menjatuhkan emosinya.
Apalagi dokter yang merawatnya itu menyatakan, ada tumor di otak dan hatinya. Menghadapi situasi yang tak menguntungkan, Ria sempat mengalami kesulitan berbicara. Bahkan Ria juga sempat berjuang lewat terapi.
Begitu gigihnya wanita berusia 50 tahun itu berjuang melawan dominasi kanker yang telah “melahap” seluruh jaringan tubuhnya.
Dalam keterangan di akun instagramnya, Ria menulis “I’m survivor in more ways than you know..”
Dalam berjuang melawan kanker yang telah merenggut jiwanya, Ria mengubah dirinya menjadi seperti “kelahiran kembali”.
Kemudian orang lainnya mengubahnya menjadi “Tersingkir”.
Namun Ria mengatakan, “Berusahalah sebaik yang kita bisa. Selebihnya biar menjadi takdir atas ikhtiar kita”.
Kini, wanita yang banyak disukai pencintanya itu telah pergi. Ria Irawan meninggal tepat azan Subuh pada Senin (6/1/2020). Selamat jalan Mbak Ria. Semoga anda berada dalam keadaan khusnul khotimah. (dari berbagai sumber).
Laporan Abror Vandozer
Editing Anto Narasoma








![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-225x129.jpg)








![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

