RI Terima Dua Juta Dosis Vaksin Sinovac dari RRT

- Jurnalis

Sabtu, 25 September 2021 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menlu RI Retno LP Marsudi dalam keterangan pers menyambut kedatangan vaksin tahap ke-78, secara virtual, Jumat [24/09/2021]. [Sumber: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden]

Menlu RI Retno LP Marsudi dalam keterangan pers menyambut kedatangan vaksin tahap ke-78, secara virtual, Jumat [24/09/2021]. [Sumber: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden]

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Sebanyak dua juta dosis vaksin dari Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan perusahaan Sinovac tiba di tanah air, melalui Bandar Udara (Bandara) Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat [24/9].

“Hari ini telah tiba satu juta dosis Vaksin Sinovac bantuan Pemerintah RRT. Hari ini juga tiba satu juta dosis Vaksin Sinovac bantuan perusahaan Vaksin Sinovac yang diberikan secara gratis,” ungkap Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno LP Marsudi dalam keterangan persnya secara virtual, menyambut kedatangan vaksin COVID-19 tahap ke-78, Jumat [24/09/2021] pagi.

Sebelumnya, Selasa [21/09/201], Indonesia juga telah menerima sebanyak 200 ribu dosis Vaksin Sinopharm dukungan dari Palang Merah RRT. 

Menlu RI menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan tersebut. “Saya sampaikan terima kasih dan penghargaan atas dukungan vaksin yang diberikan, baik oleh Pemerintah RRT, perusahaan Sinovac, dan juga Red Cross Society of China,” ucapnya.

Baca Juga:  PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla--ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Dengan kedatangan-kedatangan vaksin ini, ujar Retno, jumlah vaksin yang telah tiba di tanah air adalah sebanyak 273,6 juta, baik dalam bentuk vaksin jadi maupun bahan baku. Menutup keterangan persnya, Menlu kembali menekankan bahwa solidaritas antarnegara merupakan kunci untuk mengakhiri pandemi global.

“Kerja sama adalah kunci. Mesin diplomasi kita terus bekerja menjalin kerja sama dalam berbagai bentuk agar kebutuhan vaksin kita tercukupi,” pungkasnya.

Sementara, Duta Besar RRT untuk Indonesia Xiao Qian mengatakan bahwa dukungan kali ini merupakan tambahan dukungan penanganan pandemi dari Pemerintah RRT, menyusul donasi 120 ventilator, 400 generator oksigen, dan alat-alat kesehatan lainnya yang telah diberikan pada Agustus yang lalu.

Baca Juga:  Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

“Hingga saat ini, Sinovac dan Sinopharm telah mengirimkan 215 juta dosis vaksin ke Indonesia. Terhitung hampir 20 persen dari semua vaksin yang diekspor oleh Cina dalam periode waktu yang sama, dan lebih dari 80 persen dari total vaksin yang diperoleh Indonesia,” ucap Dubes RRT.

Xiao Qian menyampaikan bahwa sejak awal pandemi, Cina dan Indonesia telah saling mendukung upaya penanganan pandemi COVID-19 di masing-masing negara. “Di bawah kepemimpinan yang kuat dari Presiden Joko Widodo dan upaya seluruh rakyat Indonesia, Cina percaya Indonesia akan mampu menangani pandemi dalam waktu dekat dan memulihkan pertumbuhan sosial ekonomi secepatnya. Cina akan terus berupaya mendukung Indonesia dan upayanya dalam menangani pandemi,” tandasnya. [Setkab]

Berita Terkait

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Berita Terbaru