Reginaldus Sang Pedofilia Bunuh Karakter Universitas IBA

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2020 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Universita IBA Palembang, Dr Tarech Rasyid MSi

Rektor Universita IBA Palembang, Dr Tarech Rasyid MSi

PENGAKUAN pelaku sang pedofilia Reginaldus Kriastoforus yang menyatakan sebagai dosen Universitas IBA Palembang ketika terkait kasus pelecehan seksual, sangat “membunuh” karakter perguruan tinggi yang dipimpin Dr Tarech Rasyid MSi.

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Rektor Universitas IBA Palembang itu menilai, di balik pengakuan Reginaldus, ada pembusukan nama baik perguruan tingginya.

“Reginaldus adalah dosen di perguruan tinggi swasta di Palembang. Kok ketika diperiksa penyidik Kapolresta Palembang, dia mengaku dosen Universitas IBA. Ada apa ini?” ujar Tarech saat dikonfirmasi Wideazone.com dan Zoom Post, Minggu (16/8/2020).

Dalam pernyataannya melalui telepon seluler, secara politis Tarech mencurigai adanya unsur pencemaran nama baik terkait perilaku pedofilia Reginaldus tersebut.

Menurut Tarech, sudah 14 tahun dia menjadi dosen di Universitas itu, tapi ketika di depan penyidik, Reginaldus mengaku dosen Universitas IBA. Tarech mencurigai jawaban tersangka.

Baca Juga:  Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat

“14 tahun menjadi dosen di tempat lain dan tak pernah mengajar di IBA, eh tiba-tiba Reginaldus mengaku seperti itu. Ada apa ini?” ujar Tarech seperti bertanya ke dirinya sendiri.

Tarech berharap agar polisi dapat menerapkan hukum yang sesuai dengan kebohongan pelaku. Karena secara politis, Tarech yang wartawan senior itu curiga dengan pengakuan yang tak masuk akal itu.

Tak hanya sebagai pelaku kejahatan kelamin anak-anak kecil, katanya, secara politis, Reginaldus telah menjatuhkan harkat dan eksistensi Universitas IBA Palembang.

“Meski dia sudah meminta maaf, tapi secara organisatoris saya tidak bisa menerimanya,” kata Rektor Universitas IBA tersebut.

Reginaldus adalah pelaku kejahatan kelamin sesama jenis. Korban kekerasan seksual menyimpang itu, dilakukan ke anak jalanan.

Baca Juga:  Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Sebagai aktivis pembela hak-hak anak jalanan, tindakan Regenaldus itu kejahatan sangat keji. Karena sebagai pendidik, ia justru melecehkan nilai kemanusiaan dan harga diri anak-anak.

“Ini kejahatan paling keji. Saya sudah mendampingi dan memberdayakan anak-anak jalanan secara edukatif sejak tahun 1995,” tegas Ketua Yayasan Kuala Merdeka.

Menurut dia, apabila ada seorang pendidik yang justru menistakan anak-anak secara fedeofilia, berarti dia telah mengijak-ijak nilai pembinaan terhadap anak-anak bangsa.

Selain telah mencemarkan nama baik Universitas IBA secara politis, yang bersangkutan telah menistakan institusinya. Karena itu Tarech bakal melakukan proses hukum terhadap Reginalsus.

“Kami akan menyerahkan langkah-langkah hukum melalui Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Universitas IBA,” tandasnya. (*)

Laporan Abror Vandozer dan Anto Narasoma

Berita Terkait

Petani OKU Timur Diperkuat! 223 Pompa, 32 Traktor Roda Empat hingga 20 Combine Harvester Hadapi Terjangan El Nino
Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar
BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎
200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir
Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat
PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎
70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 12:00 WIB

Petani OKU Timur Diperkuat! 223 Pompa, 32 Traktor Roda Empat hingga 20 Combine Harvester Hadapi Terjangan El Nino

Minggu, 6 September 2026 - 11:48 WIB

Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar

Sabtu, 5 September 2026 - 17:00 WIB

BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎

Sabtu, 5 September 2026 - 13:03 WIB

200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir

Selasa, 1 September 2026 - 17:03 WIB

PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎

Berita Terbaru