Kemudian, Iqbal mengatakan, pihak KBRI telah melakukan identifikasi masalah yang dimiliki 123 WNI yang telah dievakuasi itu. Pihaknya juga telah menyelesaikan permasalahan yang diadukan oleh seluruh WNI yang mengungsi itu.
“Yang kehilangan paspor, sudah kami buatkan, yang kehilangan Kartu Izin Tinggal, sudah kami urus ke imigrasi. Dan anak-anak yang terputus sekolahnya sudah kami bantu berbicara dengan Dinas Pendidikan setempat,” ujarnya.
Iqbal menambahkan, KBRI telah mengirimkan satu tim baru ke lokasi pusat gempa. Tim ini akan mengantarkan logistik kepada WNI yang memutuskan untuk tidak dievakuasi.
“Tadi pagi, kami telah mengirimkan satu tim baru ke lokasi dengan perjalanan empat hari. Mereka ditugaskan untuk mengantarkan logistik kepada WNI yang memilih untuk tidak dievakuasi,” katanya.
Pihak KBRI juga selalu membuka pusat pengaduan kepada WNI yang masih membutuhkan bantua logistik agar bisa terdata. Mereka juga telah menerima permintaan bantuan logistik dari 179 WNI yang memilih untuk tidak dievakuasi.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



















