Pungli dan Fasilitas Minim, Mahasiswa UIN Raden Fatah Gelar Aksi Demo

- Jurnalis

Senin, 7 Oktober 2019 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan mahasiswa dari  Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah mengelar aksi demo di kampus UIN Raden Fatah Palembang,  Senin (7/10/2019)

Puluhan mahasiswa dari  Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah mengelar aksi demo di kampus UIN Raden Fatah Palembang,  Senin (7/10/2019)

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Puluhan mahasiswa dari  Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah mengelar aksi demo di kampus UIN Raden Fatah Palembang,  Senin (7/10/2019).

Mereka menuntut pihak Rektorat untuk menyelesaikan masalah pungli dan persoalan fasilitas yang minim.

Koordinator Lapangan Septi Prantina menuturkan,  kami melakukan aksi demo karena ada pungli di Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah.

“Pungli itu meliputi pembayaran monakosa,  seminar proposal,  dan kompre. Permahasiswa itu dipungut Rp 200 ribu,” ujarnya.

Tuntutan selanjutnya, minimnya fasilitas misalnya AC tidak hidup,  kipas angin tidak hidup.  Selain itu,  lahan parkir becek.

“Kami menuntut hak kami mahasiswa, rasa kecewa ini terjadi, sebab setiap kegiatan kita sering direndahkan dan dianggap tidak berkualitas,” katanya.

“Ini sudah lama, pungli ini sudah bertahun tahun. Aksi ini damai tidak anarkis,  tapi berdirinya kami disini untuk menyuarakan aspirasi dan hak kami selaku mahasiswa, agar rektorat bisa merealisasikan tuntutan kami,” bebernya.

Daftar fasislitas yang rusak terdapat di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah
Daftar fasislitas yang rusak terdapat di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah

Sementara itu, Wakil Ketua Dema Fakultas Ushuludin Ahmad Wahyudi menambahkan,  tuntutan aksi hari ini adalah soal kurangnya fasilitas, banyaknya pungli seperti ujian kompre, fasilitas kelas yang tidak memadai.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

“Di rektorat,  banyak kebohongan yang tidak diketahui mahasiswa. Selama saya masuk, fasilitas disini tidak memadai. Padahal  UKT terus naik,” tegasnya.

Harapan kami semoga apa yang kami tuntut,  cepat diijabah dan terealisasi dengan baik., jangan hanya isapan jempol belaka, karena pihak Dekan hanya berikan janji,  pasti dikerjakan.  tapi hanya PHP saja,” tandasnya.

Menanggapi tuntutan mahasiswa, Dekan Fakultas Ushuludin Dr Alfi Julizun Azwar MAg melalui  Wakil Dekan III Fakultas Ushuludin Dr M Mawangir MAg mengatakan, aksi mahasiswa ini sangat bagus untuk menyampaikan aspirasinya dan permsalahan ini akan clear
Menanggapi tuntutan mahasiswa, Dekan Fakultas Ushuludin Dr Alfi Julizun Azwar MAg melalui Wakil Dekan III Fakultas Ushuludin Dr M Mawangir MAg mengatakan, aksi mahasiswa ini sangat bagus untuk menyampaikan aspirasinya dan permsalahan ini akan clear

Menanggapi tuntutan mahasiswa, Dekan Fakultas Ushuludin Dr Alfi Julizun Azwar MAg melalui  Wakil Dekan III Fakultas Ushuludin Dr M Mawangir MAg mengatakan, aksi mahasiswa ini sangat bagus untuk menyampaikan aspirasinya dan boleh jadi permasalahan akan clear.

Baca Juga:  Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI

Mawangir menjelaskan, terkait dengan tuntutan tersebut tentu ada prosedurnya untuk menyampaikan ke rektorat jadi seluruhnya ada mekanisme dan tidak bisa langsung di eksekusi ke rektorat , namun apa yang disampaikan oleh mahasiswa akan diberitahukan ke pihak terkait.

” Aspirasi ini akan segera kita ajukan dulu ke Rektorat.  Untuk permintaan penambahan fasilitas,  kita sudah beberapa bulan lalu ajukan. Untuk tuntutan yang lainnya,  kita ajukan juga kembali ke Rektorat,”ujar Alfi.

Mengenai pungli yang terjadi, dirinya menjelaskan bahwa itu bukan bidang saya melainkan bidang II Namun menurut informasi yang saya ketahui bahwa itu keinginan dari mahasiswa bukan dari Dekan, pungkasnya.

 

Laporan : Andrian

Berita Terkait

Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Berita Terbaru