Puluhan Ibu-ibu Datangi Rumah Dinas Camat Tanjung Raja

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2020 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan Ibu-ibu Datangi Rumah Dinas Camat Tanjung Raja

Puluhan Ibu-ibu Datangi Rumah Dinas Camat Tanjung Raja

WIDEAZONE.COM, OGAN ILIR — Puluhan ibu-ibu warga desa Sri Dalam mendatangi rumah dinas Camat Tanjung Raja. Kedatangan mereka guna mengadukan nasibnya.

Sebab selama ini mereka belum pernah sekali pun merasakan menerima bantuan dari pemerintah baik itu Bantuan Pangan Non Tunai(BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai(BST) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa.

“Kami sudah menghadap Kepala Desa (kades) namun tak menrima jawaban pasti, malah saling lempar sesama perangkat desa. Bertanya ke Kades diperintahkan menghadap BPD lalu disuruh bertanya lagi ke pada RT,” ucap salah satu warga, Jumat (29/5/20).

Baca Juga:  17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation

Hingga saat ini, Lanjut mereka, kami tidak mendapatkan Jawaban yang jelas.

“Itu lah sebabnya hari ini kami mendatangi rumah dinas camat dan menyampaikan langsung keluhan ini. Berharap agar ada solusinya,” ungkap Ibu-ibu warga Sri Dalam.

Terkait persoalan itu, Camat Tanjung Raja Faisal Bermawi mengatakan, semua keluhan dari ibu -ibu desa Sri Dalam akan saya terima.

“Dan akan disampaikan ke pada seluruh perangkat desa, supaya ada titik penyelesaiannya,” terang Faisal.

Baca Juga:  7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan

Sementara itu, Zulkarnain selaku Sekretaris Desa (Sekdes) Sri Dalam mengungkapkan, jumlah kepala keluarga (KK) di desa kami berjumlah 600 KK.

“Yang sudah menerima bantuan dari pemerintah berjumlah 300 KK , untuk penerima bantuan BLT desa sebanyak
93 KK.  Jadi masih terdapat 200 KK yang belum menerima bantuan. Itu pun yang sudah benar-benar layak menerima bantuan,” ungkap Zulkarnain.

Laporan Rosita Dewi

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA
Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:38 WIB

CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:47 WIB

RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi

Berita Terbaru