Proses Rekrutmen Panwascam OKU Tidak Transparan, CACAS Datangi Bawaslu Sumsel

- Jurnalis

Senin, 9 Desember 2019 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Corporation Anti Corruption Agency Sumsel (CACAS) melakukan aksi dukungan terhadap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Selatan dalam melaksanakan monitoring dan pengawasan proses rekrutmen calon anggota Panwascam Kabupaten OKU Periode 2019-2020, di depan halaman kantor Bawaslu Sumsel Jakabaring Senin( 9/12/2019)

Corporation Anti Corruption Agency Sumsel (CACAS) melakukan aksi dukungan terhadap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Selatan dalam melaksanakan monitoring dan pengawasan proses rekrutmen calon anggota Panwascam Kabupaten OKU Periode 2019-2020, di depan halaman kantor Bawaslu Sumsel Jakabaring Senin( 9/12/2019)

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Corporation Anti Corruption Agency Sumsel (CACAS) melakukan aksi dukungan terhadap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Selatan dalam melaksanakan monitoring dan pengawasan proses rekrutmen calon anggota Panwascam Kabupaten OKU Periode 2019-2020, di depan halaman kantor Bawaslu Sumsel Jakabaring Senin( 9/12/2019).

Massa CACAS yang dikomandoi oleh Reza Fahlevi, mengatakan dalam orasinya, adanya indikasi ketidaktransparanan, tidak sesuai prosedur mekanisme tentang tata cara pendaftaran dan adanya dugaan terkait nama-nama calon anggota Panwascam yang bakal lulus sudah dikondisikan dari 50 persen dari nama-nama panwascam tahun 2018-2019.

“Meminta kepada Bawaslu Sumsel untuk mengkaji, menelaah dan mengecek proses rekrutmen calon anggota  Panwascam Kabupaten OKU, juga kami harapkan halm ini disampaikan kepada Ketua DKPP RI untuk melakukan pemeriksaan, menyelidiki dan menghentikan proses seleksi/ rekruitmen anggota Panwascam periode 2019-2020,” paparnya.

Ia menegaskan bahwa kami mendukung upaya Bawaslu Sumsel terhadap proses rekrutmen calon anggota Panwascam pada 7 Kabupaten terutama di Kabupaten OKU.

Pihaknya juga mengingatkan agar proses rekrutmen yang masih dalam tahapan seleksi dapat dimonitor. Kepada Bawaslu Sumsel untuk meninjau, menjaga tahapan tersebut agar menjadi transparan, tidak ada kecurangan dan jangan sampai masuk angina sehingga terciptanya suasana pilkada bersih, jujur, akuntabilitas dan bermartabat tanpa ada yang menunggangi.

Baca Juga:  Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029

“ Semoga rakyat Kabupaten OKU mendapatkan Pemimpin yang benar-benar murni pilihan mereka,” harap Reza.

Komisioner Bawaslu Sumsel, Junaidi SE MSi, mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik aksi demo yang dilakukan oleh Corporation Anti Corruption Agency Sumsel bahwa kita menyadari hak masyarakat untuk berserikat, berkumpul untuk menyampaikan aspirasi.

Komisioner Badan Pengawas Pemilu, Junaidi SE MSi
Komisioner Badan Pengawas Pemilu, Junaidi SE MSi

“ Mengenai beberapa dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh kawan kawan Bawaslu OKU bahwa ini ‘Warning’ dan dituntut harus bekerja professional,” ujarnya.

Junaidi mengimbau lebih baik mencegah daripada melakukan  tindakan.

Mereka mensinyalir  terdapat beberapa nama-nama Panwascam yang diduga titipan bakal  calon Bupati dan Wakil Bupati OKU Periode 2020-2025 yang akan datang.

“ Tadi saya menyampaikan bahwa kita menyambut baik dan kita akan melakukan proses dan mekanisme yang ada, apalagi sekarang ini proses rekrutmennya menggunakan sistem online, tesnya menggunakan komputer dan nilai- nilai angka perolehan masing masing calon tidak bisa dikurangi maupun ditambahkan serta siapa jawaban paling banyak benar maka itulah yang lulus,” ucapnya.

Lanjut Komisioner Bawaslu, terdapat tahapan lagi yakni proses wawancara bila perlu yang melakukan demo tadi dapat membantu saya untuk ikut mengawasi di OKU.  Kebetulan besok saya akan ke OKU dalam rangka mengawasi proses rekruitmen calon anggota Panwascam dan   mengisi indeks kerawanan pemilu yang ditugaskan oleh Bawaslu RI.

Baca Juga:  SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎

“ Dari kemarin Tim Bawaslu Sumsel sudah bergerak dan standby di lokasi. Sementara Komisioner Bawaslu Sumsel lainnya masih ada yang melakukan supervise, bahwa proses rekruitmen calon anggota Panwascam di periode ini  terbuka kepada siapa saja yang memiliki kemampuan serta memenuhi syarat-syarat dan ketentuan yang ada,” tegas Junaidi.

Tambah Junaidi, Tes tertulis pun  tidak bisa dibohongi soalnya langsung dari Jakarta berbasis online, tes wawancara pun terbuka dan ada rekamannya.

“ Terdapat rangking 1-6, dari rangking 1-3 itu ditetapkan sebagai Komisioner Panwascam dan 4-6 untuk calon  pergantian antar waktu (PAW) sekali lagi proses ini transparan dan tidak usah diragukan lagi,” sambil menutup pembicaraannya.

 

Laporan: Andrian

Editor: Abr

Berita Terkait

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Asap Ancam Warga, NasDem Sumsel Buka Posko ISPA Gratis hingga Sebar 40 Ribu Masker Plus Air Mineral‎
Tasyakuran HUT ke-28 PAN di OKU Timur, Bantuan Menyentuh Ribuan Warga
Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029
PAN Targetkan Bentuk 11 Ribu Relawan di OKU Timur
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Senin, 7 September 2026 - 16:56 WIB

Asap Ancam Warga, NasDem Sumsel Buka Posko ISPA Gratis hingga Sebar 40 Ribu Masker Plus Air Mineral‎

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Tasyakuran HUT ke-28 PAN di OKU Timur, Bantuan Menyentuh Ribuan Warga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:22 WIB

PAN Targetkan Bentuk 11 Ribu Relawan di OKU Timur

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB