PPITNI Gelar Dzikir Akbar dan Doa Bersama Jelang Pilkada Serentak 2024 di Sumsel, Dempo Xler: Pilihlah dengan Kebenaran Hati

- Jurnalis

Jumat, 15 November 2024 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PPITNI Dempo Xler dalam keterangan pers didampingi Ketua Harian DPW PPITNI Sumsel Abdi Syah sekaligus Ketua Panitia di hadapan ribuan jamaahnya.

Ketua Umum PPITNI Dempo Xler dalam keterangan pers didampingi Ketua Harian DPW PPITNI Sumsel Abdi Syah sekaligus Ketua Panitia di hadapan ribuan jamaahnya.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | 2500 jamaah Perkumpulan Pengajian Ilmu Tasawuf Thoriqoh Naqsabandiyah Indonesia [PPITNI] melakukan Dzikir Akbar dan Doa Bersama di Gedung Serbaguna Asrama Haji Palembang pada Jumat malam, 15 November 2024. Gelaran tersebut dipadati ribuan jamaah dari sejumlah Kabupaten/Kota Sumatera Selatan, bahkan dari beberapa Kota lain di antaranya Bengkulu dan Jambi.

Ketua Umum DPP PPITNI Dempo Xler mengatakan bahwa PPITNI meruapakan asuhan dari Buya Syekh Muhammad Rasyidsyah Fandy silsilah ke-38 dari Rasulullah SAW. Gelaran [Dzikir Akbar dan Doa Bersama] dilakukan [rutin] secara bergilir setiap bulannya.

“Sebelumnya diadakan di Bengkulu, saat ini di Sumsel, bulan depan di Jambi, kemudian Padang, selanjutnya ke Medan dan ke seluruh Indonesia. Alhamdulillah dihadiri 2500-an,” ungkapnya dalam keterangan pers didampingi Ketua Harian DPW PPITNI Sumsel Abdi Syah sekaligus Ketua Panitia di hadapan ribuan jamaahnya.

Ketum Dempo Xler menjelaskan usungan tema dalam penyelenggaraan malam ini, mengajak seleuruh umat beragama untuk mendekatkan diri kembali kepasa Tuhan Yang Maha Esa, dalam rangka apa? “Dalam rangka kembali mengamalkan Undang Undang 1945 dan Pancasila untuk perjuangan kita menjemput takdir peradaban Indonesia Emas dan terwujudnya Perdamaian Dunia,” ujarnya.

Baca Juga:  Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH

Jadi, kita dari pengajian ini, sebut Dempo Xler, semuanya anak-anak sufi, toriqot, dipimpin oleh pengasuh Buya Syekh Muhammad Ali Idris, dengan kepemimpinan beliau, untuk terus berjuang, berdzikir. Berzikir ini dalam rangka mengamalkan ajaran Tauhid agar Qolbu [hati] manusia terhindar dari perbuatan dosa.

Menurutnya, bila perangkat bangsa di antaranya ASN, TNI, Polri, masyarakat, pemuda, semuanya terhindar dari dosa, maka akan tercapailah hukum Tuhan di muka bumi ini. Apa itu hukum Tuhan? Tegaknya hukum negara Indonesia dengan pencapai hal tersebut pastinya tercapailah Indonesia Emas.

“Indonesia Emas diartikan sebagai Kemuliaan, bukan tahun 2045. Tentunya kata kata [Indonesia Emas] adalah kemuliaan, di mana anak-anak bangsa itu mulia di hadapan Tuhan dan para pahlawan bangsa,” paparnya.

Baca Juga:  Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Jelang Pilkada Serentak pada 27 November mendatang, sebagai Ketum PPITNI, Dempo menuturkan bahwa sebelumnya ketika salat maghrib dan isya, terdapat doa khusus.

Pertama, kita mendoakan seluruh umat manusia di muka bumi ini agar benar benar hatinya kepada Tuhan. Diharapkan pemimpin yang terpilih dalam kontestasi Pilkada 2024 memang berhati kepada Tuhan dan mampu menegakkan hukum negara Indonesia.

Dempo juga mengimbau bagi masyarakat di seluruh Indonesia tak terkecuali Sumsel, pilihlah pemimpin dengan keyakinan hati, bukan karena uang, bukan karena sukuisme, bukan karena agama tapi kebenaran hati [pemimpinnya].

“Bagi seluruh calon kepala daerah yang terpilih nantinya, mampu mensingkronkan, sinergi antara bupati, wali kota, gubernur dan Presiden dalam rangka menjemput Indonesia Emas,” tutupnya mengakhiri.

Laporan/Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:17 WIB

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Berita Terbaru