Polres Asahan Gelar Apel Operasi Ketupat Toba 2026, Siap Amankan Mudik Lebaran

- Jurnalis

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Asahan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat bertajuk 'Ketupat Toba 2026' sebagai bentuk kesiapan pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Polres Asahan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat bertajuk 'Ketupat Toba 2026' sebagai bentuk kesiapan pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

WIDEAZONE.com, ASAHAN |  Polres Asahan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat bertajuk ‘Ketupat Toba 2026’ sebagai bentuk kesiapan pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Mengusung tema Mudik Aman Keluarga Bahagia, ini berlangsung pada Kamis 12 Maret 2026 dan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Apel tersebut dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Dandim 0208 Asahan, Komandan Lanal Asahan, perwakilan Polisi Militer Kisaran, Pengadilan Negeri Kisaran.

Kemudian, personel Brimob Asahan, serta perwakilan Jasa Raharja Cabang Kisaran, Otniel Ferdinan.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Kapolres Asahan, disampaikan bahwa Operasi Ketupat Toba 2026, merupakan wujud komitmen bersama berbagai pihak untuk memastikan perayaan Idul Fitri berjalan aman dan lancar.

Di tengah dinamika global seperti konflik di kawasan Timur Tengah dan fluktuasi harga komoditas dunia, pemerintah terus melakukan berbagai upaya diplomasi serta kebijakan strategis guna menjaga stabilitas nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan data yang disampaikan, potensi pergerakan masyarakat selama musim mudik tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang, atau turun sekitar 1,75 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang.

Baca Juga:  Pimpin Lapas Martapura, Farizal Antony Diminta Lanjutkan Sinergi dan Perkuat Pembinaan Warga Binaan

Operasi Ketupat Toba 2026 akan berlangsung selama 13 hari, dimulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan dari berbagai instansi.

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret serta 18–19 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.

Secara nasional, Polri menyiapkan 2.746 pos pengamanan dan pelayanan yang terdiri dari  1.624 Pos Pengamanan [Pos Pam], 779 Pos Pelayanan, serta 343 Pos Terpadu sebagai pusat informasi bagi masyarakat.

Pengamanan juga difokuskan pada 185.607 objek strategis, termasuk masjid dan lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, serta sarana transportasi seperti terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.

Selain itu, sejumlah kebijakan pengaturan lalu lintas akan diterapkan, di antaranya sistem satu arah [one way], contraflow, ganjil-genap, serta penghentian sementara proyek konstruksi di jalan raya. Layanan darurat melalui nomor 110 juga dioptimalkan untuk merespons berbagai laporan masyarakat selama masa operasi.

Baca Juga:  BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan--Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Pemkab dan Polres Asahan Siap Dukung Kelancaran Mudik

Wakil Bupati Asahan Rianto menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan telah menyiapkan berbagai langkah guna mendukung kelancaran arus mudik.

Ia memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak [BBM] di wilayah tersebut aman dan mencukupi sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.

Sementara itu, Kapolres Asahan mengungkapkan bahwa di wilayah hukum Kabupaten Asahan telah disiapkan 8 pos pengamanan dan pelayanan, terdiri dari 1 pos pelayanan khusus dan 1 pos terpadu.

Untuk mendukung pengamanan, sebanyak 199 personel kepolisian telah disiagakan, di luar dukungan dari berbagai stakeholder terkait.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polres Asahan juga menyediakan fasilitas penitipan sepeda motor secara gratis dan aman bagi warga yang akan mudik.

Layanan tersebut tersedia di Markas Komando [Mako] Polres Asahan maupun di seluruh Mako Polsek di wilayah Kabupaten Asahan dengan proses pendataan yang sederhana.

Laporan Subhan Hadi Darmawan | Editor AbV

Berita Terkait

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis
Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif
HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde
Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎
Misteri Maut di Neeta Karaoke Kisaran! Wanita Ditemukan Terkapar, Nyawa Tak Tertolong
17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation
Ketua ADO Sumsel Akui Bagi Masker Sebelum Bentrok Mahasiswa, Klaim Atas Permintaan Dirintelkam

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:04 WIB

HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎

Berita Terbaru