Ia uga menerima laporan sejumlah pengunjung bahwa lift tersebut sering mengalami kerusakan namun, kurang mendapat perhatian. Termasuk penanganan pencarian korban saat peristiwa terjadi dinilai tidak maksimal.
“Saya dapat informasi bahwa lift ini sering rusak, sering macet. Jadi mestinya ada perhitungan sampai kapan diperbaiki, sampai kapan bagus,” ucapnya, menjelaskan.
Head of Corporate Communication PT Angkasa Pura Aviasi Bandara Kualanamu, Dedi Al Subur mengatakan pihaknya sedang investigasi secara internal.
Yakni, terkait prosedur dan mekanisme yang dilakukan petugas. “Termasuk mendukung upaya penyelidikan kepolisian dengan memberikan bukti dokumen terkait perawatan dan pemeliharaan lift bandara,” pungkas dia. (JFA)



















