Polda Sumsel Dorong Modernisasi Penyidikan dengan Teknologi Canggih

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi saat membuka kegiatan Supervisi dari Tim Pusat Informasi Kriminal Nasional [Pusiknas] Bareskrim Polri, berlangsung di Auditorium Gedung Utama Polda Sumsel pada Rabu 17 September 2025.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi saat membuka kegiatan Supervisi dari Tim Pusat Informasi Kriminal Nasional [Pusiknas] Bareskrim Polri, berlangsung di Auditorium Gedung Utama Polda Sumsel pada Rabu 17 September 2025.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kepolisian Daerah Sumatera Selatan [Polda Sumsel] mendorong modernisasi penyidikan dengan teknologi, untuk meningkatkan profesionalisme dalam kinerja.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi menekankan pentingnya supervisi ini untuk meningkatkan profesionalisme dan efisiensi para penyidik.

Hal itu dikemukakan Kapolda saat menerima kunjungan supervisi dari Tim Pusat Informasi Kriminal Nasional [Pusiknas] Bareskrim Polri, berlangsung di Auditorium Gedung Utama Polda Sumsel pada Rabu 17 September 2025.

Gelaran ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi canggih seperti Elektronik Manajemen Penyidikan [EMP], Sistem Peradilan Pidana Terpadu Berbasis Teknologi Informasi [SPPT-TI], dan Tanda Tangan Elektronik [TTE].

Baca Juga:  Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Hadir dalam kesempatan itu, perwakilan dari lima Polda se-Sumbagsel [Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Kepulauan Bangka Belitung] secara virtual, serta para Pejabat Utama Polda Sumsel dan jajarannya.

“Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polri untuk modernisasi penyidikan melalui teknologi yang relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Kapusiknas Bareskrim Polri, Brigjen Pol Samsu Arifin, menjelaskan bahwa aplikasi EMP adalah alat utama untuk mengelola data kriminal nasional dan meningkatkan transparansi.

Baca Juga:  Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo

Melalui fitur SP2HP Online, masyarakat kini bisa memantau perkembangan kasus yang mereka laporkan.

Selain itu, aplikasi EMP terintegrasi dengan SPPT-TI, yang memungkinkan pertukaran data antar aparat penegak hukum menjadi lebih efisien.

Dengan adanya pembaruan ini, diharapkan seluruh penyidik dapat mengoptimalkan aplikasi tersebut demi mewujudkan penegakan hukum yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Laporan Suherman | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru