PJ Walikota Ratu Dewa Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran: Bentuk Kepedulian Sesama

- Jurnalis

Senin, 19 Februari 2024 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Walikota Ratu Dewa meninjau dan menyalurkan sejumlah bantuan bagi warga korban kebakaran di Lorong KH Umar, Kelurahan 9/10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Senin 19 Februari 2024.

Pj Walikota Ratu Dewa meninjau dan menyalurkan sejumlah bantuan bagi warga korban kebakaran di Lorong KH Umar, Kelurahan 9/10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Senin 19 Februari 2024.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pj Walikota Ratu Dewa meninjau dan menyalurkan sejumlah bantuan bagi warga korban kebakaran di Lorong KH Umar, Kelurahan 9/10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Senin 19 Februari 2024.

Kebakaran yang terjadi beberapa hari yang lalu ini menghanguskan satu rumah milik Panhar [71].

Hasil pantauan di lokasi, bagian atap rumah korban sudah habis terbakar. Hanya tersisa puing-puing.

Lalu untuk posisi dinding dan lantai rumah korban sebagian besar juga telah hangus terbakar hanya tersisa sebagian.

Baca Juga:  Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kehadiran Ratu Dewa sangat dinantikan Panhar beserta anak-anaknya, Mereka terharu setelah dikunjungi dan diberikan bantuan oleh Pj Walikota Palembang itu.

“Alhamdulillah, terimakasih banyak bantuan dan perhatianya Pak Ratu Dewa,” kata Panhar.

Sementara itu, Pj Walikota Ratu Dewa mengungkapkan bahwa ini merupakan sebagai bentuk kepedulian kepada sesama.

“Ada satu rumah yang terbakar dan Alhamdulilah saya bisa mengunjungi, kita peduli dengan sesama,” ujar Ratu Dewa.

Sejumlah bantuan yang diberikan Ratu Dewa meliputi Sembako, alat-alat kesehatan, kasur dan beberapa bantuan lainya.

Baca Juga:  Tak Hanya Bangun Jalan, TMMD ke-129 Kodim Palembang Dorong Warga Panen Sawi dari Lahan Produktif

“Ini adalah kebutuhan yang dibutuhkan korban pada hari ini, himbauan kita semoga korban tetap tabah dalam menghadapi cobaan yang berat ini,” bebernya.

Selanjutnya Ratu Dewa juga telah menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah [OPD] terkait untuk membantu korban.

“Pembangunan rumah saya sudah minta kepada OPD terkait, baik dari Dinas PUPR maupun Baznas. Kemungkinan -kemungkinannya dilakukan pembangunan terhadap yang tekena dampak kebakaran ini,” tuturnya. [AbV/WY]

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB