Pj Gubernur Sumsel Usul Penambahan Dokter Subspesialis ke Kemenkes RI

Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni disela-sela menerima audiensi Direktur RSUD Siti Fatimah dr Syamsuddin Isaac dan jajaran di Griya Agung Palembang, Kamis 12 Oktober 2023.
Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni disela-sela menerima audiensi Direktur RSUD Siti Fatimah dr Syamsuddin Isaac dan jajaran di Griya Agung Palembang, Kamis 12 Oktober 2023.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Guna merealisasikan peningkatan klasifikasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Fatimah Az-Zahra dari tipe B ke tipe A, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) akan melakukan upaya penambahan tenaga dokter Subspesialis. Usulan tersebut ditujukan langsung ke Kementerian Kesehatan RI.

“Terkait rencana peningkatan klasifikasi RSUD Siti Fatimah menjadi tipe A, kita akan meminta langsung ke Kementerian Kesehatan. Termasuk juga usulan penambahan dokter sub spesialis,” kata Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni disela-sela menerima audiensi Direktur RSUD Siti Fatimah dr Syamsuddin Isaac dan jajaran di Griya Agung Palembang, Kamis 12 Oktober 2023.

banner 468x60

Sebelum mengajukan usulan tersebut, nantinya permintaan itu akan melalui tahap kajian terlebih dahulu oleh tim khusus. Fatoni mengatakan agar upaya dapat terealisasi maka semua pihak harus terlibat.

“Nanti mekanismenya akan kita bahas terlebih dahulu,” ujar Fatoni.

“Harus ada pembagian tugas sehingga upaya ini maksimal. Koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak juga harus semakin ditingkatkan agar lebih optimal,” sambungnya.

Saat ini RSUD Siti Fatimah masuk dalam klasifikasi rumah sakit tipe B. Fatoni memproyeksikan klasifikasi RSUD Siti Fatimah dapat meningkat menjadi tipe A.

Sementara itu, persyaratan rumah sakit dengan klasifikasi tipe A harus memiliki fasilitas dan kemampuan pelayanan medik paling sedikit 4 Pelayanan Medik Spesialis Dasar, 5 pelayanan Spesialis Penunjang Medik, 12 Pelayanan Medik Spesialis Lain dan 13 Pelayanan Medik Sub Spesialis.

Dalam kesempatan ini, Syamsuddin mengatakan pihaknya terus berupaya agar peningkatan klasifikasi terhadap RSUD tersebut dapat terealisasi. Sejumlah langkah mulai dari pembenahan pelayanan dan fasilitas terus dilakukan.

“Kendalanya karena kita kekurangan pelayanan Medik Sub spesialis. Kita melakukan kerjasama dengan berbagai pihak seperti kedokteran Universitas Sriwijaya,” katanya.

“Kita bekerjasama dengan kedokteran Unsri di bidang pendidikan sehingga kita juga menjadi rumah sakit pendidikan dengan akreditasi A,” lanjutnya.

Dia berharap, upaya yang dilakukan tersebut dapat mempercepat meningkatnya klasifikasi RSUD Siti Fatimah.

“Diharapkan, ke depan dapat berkoordinasi langsung dengan pemerintah pusat terkait klasifikasi tipe A ini,” ucap Syamsuddin. [AbV/red]