“Pil Pahit Kekecewaan” Atlet Muda, Sepakbola U-18 Bupati OKI Cup 2025 Batal

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi anggaran dan atlet muda Kabupaten OKI, Sumatera Selatan.

Ilustrasi anggaran dan atlet muda Kabupaten OKI, Sumatera Selatan.

WIDEAZONE.com, OKI | Puluhan atlet muda di bumi Bende Seguguk harus menelan pil pahit kekecewaan, setelah ajang Sepakbola U-18 Bupati OKI Cup 2025 batal diselenggarakan dalam balutan hari jadi kabupaten ke-80. Terlebih hal itu dipicu keterbatasan anggaran.

Informasi dari berbagai media menyebut pembatalan dilontarkan langsung Kepala Dispora OKI M Amin melalu pesan elektronik. “Mohon maaf, kegiatan belum bisa dilaksanakan karena keterbatasan anggaran. Kami berupaya mencari solusi agar bisa diundur ke akhir tahun,” ungkap Ketua Askab PSSI OKI Asharul Hakim, dalam keterangan pers pada Selasa 30 September 2025.

Padahal, persiapan telah berjalan jauh hari. Para camat se-Kabupaten OKI sudah menggelar seleksi pemain untuk membentuk tim terbaik. Dukungan sponsor pun berdatangan, salah satunya dari Bank Sumsel Babel Kayuagung.

Baca Juga:  Bupati Edison Terjaring OTT! Kantor Disdik Muara Enim Disegel KPK ‎

“Anak-anak tentu kecewa. Mereka sudah berlatih keras, bahkan semangatnya tinggi, tapi hasilnya justru batal,” ungkap salah satu camat yang enggan disebutkan namanya.

Ironinya, batalnya turnamen ini justru bertolak belakang dengan semangat Bupati OKI, Muchendi dalam sambutannya saat pengukuhan KONI menegaskan bahwa pemerintah siap mendukung atlet potensial dari OKI agar tidak “dikutip” atau direkrut oleh daerah lain, serta berharap KONI mampu mengidentifikasi cabang olahraga unggulan di OKI.

Baca Juga:  Pelarian Terpidana Kekerasan Seksual di Sekayu Kandas!

Aziz menambahkan, sebelumnya Dispora menyebut ada anggaran Rp80 juta untuk pelaksanaan turnamen, bahkan KONI sempat menyatakan kesediaan membantu Rp20 juta bagi pembinaan juara.

“Dalam rapat resmi bersama Asisten, KONI, dan Dispora, tak pernah ada masalah soal anggaran. Tiba-tiba dibatalkan, ini jelas mengecewakan. Askab hanya panitia, urusan dana sepenuhnya kewenangan Bupati,” tegasnya.

Dengan batalnya ajang ini, generasi muda sepak bola OKI kembali kehilangan wadah penting untuk menyalurkan bakat dan prestasi. Meski ada janji penjadwalan ulang di akhir tahun, kekecewaan publik sudah terlanjur mendalam. [red]

Berita Terkait

Kapolres OKU Timur: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Keamanan
Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta Tanpa Palang OKU Timur
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎
Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal
DPW PKB Sumsel Buka Suara Soal Tudingan Penipuan, Siap Lapor Balik Pelapor jika tak Terbukti ‎

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:34 WIB

Kapolres OKU Timur: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Keamanan

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:15 WIB

Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta Tanpa Palang OKU Timur

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎

Senin, 29 Juni 2026 - 22:58 WIB

Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini

Berita Terbaru