“Pertama, harga pupuk yang tinggi menjadi salah satu kendala utama bagi petani karena mempengaruhi produktivitas dan meningkatkan harga komoditas pangan. Kedua, pupuk organik akan mendukung produksi pangan yang berkelanjutan,” kata dia.
Menurutnya, penggunaan pupuk kimia dalam jangka panjang dapat memengaruhi berkurangnya kesuburan tanah dan pupuk organik menjadi solusi dalam memperbaiki kondisi tanah yang pada akhirnya dapat menjaga keberlangsungan produksi pangan.
“Ketiga, Sumatera Selatan menyandang peran sebagai lumbung pangan nasional, khususnya untuk komoditas padi. Oleh karena itu, Bank Indonesia mendukung penggunaan pupuk organik di Sumatera Selatan sebagai penyangga pangan nasional. Dengan 100-unit alat pengolah pupuk organik sekam arang yang diberikan secara masif ini,” imbuh Erwin.
Dirinya juga berharap nantinya petani dapat lebih mandiri menghasilkan pupuk organik yang penting untuk mendukung produksinya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya




![Forum Keluarga Alumni Universitas PGRI Palembang [FORKA UPGRIP], Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0024-225x129.jpg)
![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-225x129.jpg)




![Forum Keluarga Alumni Universitas PGRI Palembang [FORKA UPGRIP], Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0024-129x85.jpg)
![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-129x85.jpg)




![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)


