Peringatan Tahun Ketiga ‘Pertempuran 5 Hari 5 Malam’ Tak Digubris Kodam II Sriwijaya dan Pemprov Sumsel

- Jurnalis

Senin, 1 Januari 2024 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kali ketiga, tahun peringatan Pertempuran Lima Hari Lima Malam [PLHLM] berlangsung di Gedung Kesenian Palembang, Senin 1 Januari 2024

Kali ketiga, tahun peringatan Pertempuran Lima Hari Lima Malam [PLHLM] berlangsung di Gedung Kesenian Palembang, Senin 1 Januari 2024

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kali ketiga, tahun peringatan ‘Pertempuran Lima Hari Lima Malam’ [PLHLM] tak digubris pihak Komando Militer [Kodam] II Sriwijaya hingga Pemerintah Provinsi [Pemprov] Sumsel berimbas sesakkan hati Penggagas acara.

“Kekesalan yang dirasakan itu karena tak ada respons dari pihak Kodam II Sriwijaya dan Pemprov Sumsel. Padahal acara perang lima hari lima malam ini merupakan bentuk perjuangan rakyat melawan Belanda,” kata Koordinator acara Vebri Al Lintani di Gedung Kesenian Palembang, Senin 1 Januari 2024.

Bahkan, ujar Vebri dalam sejarah PLHLM tersebut, perlawanan rakyat itu telah menyulitkan pihak Belanda yang ingin menjajah kembali daerah ini.

“Tapi sayang pihak Kodam II Sriwijaya yang kami harapkan dapat membantu peringatan pertempuran lima hari lima malam ini, tak respons sama sekali. Saya kecewa,” ucapnya.

Baca Juga:  Hari Pendidikan Nasional: Negara Jangan Lari dari Kewajiban

Vebri berharap dalam pelaksanaan peringatan perang lima hari lima malam di tahun mendatang, pemerintah dan pihak-pihak terkait dapat memberikan bantuan dan dorongan semangat bagi acara itu.

Menurutnya, perayaan pertempuran lima hari lima malam yang dilaksanakan sejak pukul 8.00 WIB hingga selesai itu, digagas berbagai komunitas yang ada di Kota Palembang.

Kali ketiga, tahun peringatan Pertempuran Lima Hari Lima Malam [PLHLM] berlangsung di Gedung Kesenian Palembang, Senin 1 Januari 2024
Kali ketiga, tahun peringatan Pertempuran Lima Hari Lima Malam [PLHLM] berlangsung di Gedung Kesenian Palembang, Senin 1 Januari 2024
Dalam pelaksanaannya, kata Vebri, pihaknya didukung Komunitas Jeep, Vespa, dan sepeda ontel. “Bahkan respons masyarakat sangat membanggakan kita,” ujarnya.

Acara perayaan perang lima hari lima malam itu, kata Vebri, diawali dari Gedung Kesenian Palembang di Benteng Kuto Besak, kemudian melalui Jalan Merdeka, lalu dilanjutkan ke Jalan Jenderal Sudirman, melewati Pasar Cinde, serta ke bundaran Rumah Sakit RK Charitas, lalu kembali lagi Jalan Sudirman, terus ke Jembatan Ampera – ke arah Kertapati, melewati Jembatan Musi VI dan kembali lagi ke Gedung Kesenian Palembang Sekanak.

Baca Juga:  Kompetisi DANCOW Indonesia Cerdas Perdana Hadir di Palembang, SD Patra Mandiri 2 Maju Babak Final

Dalam kegiatan itu, sambung dia, dilakukan teaterikal terkait perang lima hari lima malam oleh peserta. “Bahkan ada yang membaca puisi. Saya berharap, di tahun-tahun mendatang pihak Kodam II Sriwijaya dan Pemprov Sumsel dapat memberi bantuan untuk memeriahkan acara tersebut,” ujarnya.

Laporan Anto Narasoma | Editor AbV

Berita Terkait

Ahli Hukum Pidana: Implikasi Pidana atas Distorsi Informasi dan Klaim Legitimasi Pasca Putusan PK MA 32 PK/TUN/2026
Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Aktivasi IMEI Ilegal di 12 Ribu Telepon Seluler Asal Luar Negeri Terbongkar! Empat Tersangka Diciduk
Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:04 WIB

Ahli Hukum Pidana: Implikasi Pidana atas Distorsi Informasi dan Klaim Legitimasi Pasca Putusan PK MA 32 PK/TUN/2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:18 WIB

Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:26 WIB

Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Berita Terbaru

Akademisi Fakultas Hukum Universitas PGRI Palembang, Dr Dadang Apriyanto SH MH

Headlines

Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:18 WIB