Peran Pemuda Aktif dan Pasif

- Jurnalis

Kamis, 30 Januari 2020 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peran pemuda melawan praktek dalam intoleran dan gerakan radikalisme menjelang Pilkada serentak Sumatera Selatan 2020, berlangsung di Gun's cafe, Kamis (29/1/20) Palembang.

Peran pemuda melawan praktek dalam intoleran dan gerakan radikalisme menjelang Pilkada serentak Sumatera Selatan 2020, berlangsung di Gun's cafe, Kamis (29/1/20) Palembang.

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Peran pemuda melawan praktek dalam intoleran dan gerakan radikalisme menjelang Pilkada serentak Sumatera Selatan 2020, berlangsung di Gun’s cafe, Kamis (29/1/20) Palembang.

Kegiatan tersebut dirangkum dalam sebuah Diskusi Publik, di prakarsai Badko Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumsel dan DPW PGK Sumsel.

Menghadirkan para narasumber seperti Ketua Pemuda NKRI Sumsel Ahmad Marzuki, Pengamat Sosial, Politik dan Budaya Bagindo Togar, dan Wakil Sekretaris Badko HMI Sumsel Muhammad Hatta.

Menurut Ketua Pemuda NKRI Sumsel Ahmad Marzuki, menyampaikan bahwa peran pemuda terbagi menjadi dua, yakni aktif dan pasif. Maksudnya, ketika dalam proses penyelenggaraan pesta demokrasi Pilkada di tujuh kabupaten dan kota pada 27 September 2020, peran pemuda harus aktif dalam pengawasan pemilu untuk memberitahukan.

” Badko HMI Sumsel bisa dijadikan contoh dalam pengawalan dan pengawasan yang terlibat dalam keberlangsungan Pilkada serentak kemarin. Mudah-mudahan organisasi ataupun gerakan lainnya bisa mencontoh apa yang dilakukan Badko HMI Sumsel,” ungkapnya

Pengamat Sosial, Politik, Budaya, Bagindo Togar menjelaskan, Kecenderungan semakin baik dalam keberlangsungan Pilkada serentak di Sumsel nantinya, karena terlihat dari Pilkada kemarin sudah terlihat pintar tidak terpancing dengan isu syara, suku dan ras.

Baca Juga:  "Enjoy" Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎

Kalangan elit politik perlu ditantang dalam kontrak politik guna memberikan manfaat bagi masyarakat. Disinilah, gunanya pesta demokrasi Pilkada serentak yang di selenggarakan guna.

Baca Juga:  40 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Digempur, Ratu Dewa Gaspol Benahi 3-4 Ulu

” Pesta demokrasi bukan untuk hura-hura, tapi bagaimana penyelenggaraan itu kedepannya bisa bermanfaat untuk masyarakat terutama melawan praktek intoleran dan gerakan radikalisme,” tutupnya. (DW)

Berita Terkait

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA
Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎
40 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Digempur, Ratu Dewa Gaspol Benahi 3-4 Ulu
Ratu Dewa Soroti 114 Anak Sungai Palembang, Camat dan Lurah Diminta Telusuri Sejarahnya
Pemkot Palembang-TNI AU Sepakati Pemanfaatan Lahan 6,9 Hektare untuk Sekolah Rakyat
ASN Pemkot Palembang Galang 22 Ton Beras, Wujud Kepedulian bagi Warga Terdampak Kabut Asap

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:14 WIB

40 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Digempur, Ratu Dewa Gaspol Benahi 3-4 Ulu

Berita Terbaru