Versi Ketua Mandat Riza Pahlevi: Kedepankan Dialog

Menurut Ketua Mandat PGRI Sumsel versi PB PGRI Teguh Sumarno, Riza Pahlevi, persoalan yang terjadi saat ini berawal dari dinamika organisasi di tingkat pusat dan telah memasuki ranah hukum.
“Kita adalah guru. Mari menunjukkan adab, budi pekerti dan akhlak yang baik karena semua tindakan kita akan menjadi teladan bagi peserta didik,” katanya ketika ditemui wartawan, Selasa [9/6/2026]
Riza mengatakan pihaknya berpegang pada putusan hukum yang telah dikeluarkan oleh Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara [PTTUN]. Ia menyebut putusan tersebut mengabulkan gugatan yang diajukan pihak Teguh Sumarno terkait legalitas kepengurusan organisasi di tingkat pusat.
“Negara kita adalah negara hukum. Oleh karena itu, kita harus menghormati dan mematuhi putusan hukum yang berlaku,” katanya.
Menurut Riza, berdasarkan pemahamannya terhadap putusan tersebut, legalitas kepengurusan yang dipimpin Prof. Unifah Rosyidi telah dibatalkan sehingga pihaknya menilai kepengurusan di bawah kepemimpinan Teguh Sumarno memiliki dasar hukum yang lebih kuat.
Namun demikian, ia mengajak seluruh anggota PGRI untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga persatuan sesama guru.
“Kami mengajak seluruh guru di Sumatera Selatan untuk melihat persoalan ini secara jernih dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memecah belah organisasi,” ujarnya.
Riza juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan konsolidasi organisasi sesuai arahan dari kepengurusan pusat yang dipimpin Teguh Sumarno.
Meski terdapat perbedaan pandangan terkait legalitas kepengurusan, ia berharap seluruh pihak tetap mengedepankan dialog dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
“Kami ingin Sumatera Selatan tetap kondusif dan tidak terjadi konflik di kalangan guru. Yang terpenting adalah bagaimana organisasi ini dapat terus memperjuangkan kepentingan guru dan dunia pendidikan,” katanya.
Laporan/Editor Abror Vandozer
Halaman : 1 2





![Sekretaris Daerah [Sekda] Kota Palembang, Aprizal Hasyim, mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah [OPD] agar tidak menganggap remeh pengelolaan arsip.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261103-WA0011-225x129.jpg)
![Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengikuti pembukaan presentasi kepala daerah dalam rangka penilaian dan pemberian penghargaan Innovative Government Award [IGA] 2026 yang digelar Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri [BSKDN] Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa 3 November 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261103-WA0010-225x129.jpg)

![Anggota DPRD Kota Palembang dari Fraksi PDIP, Andreas Okdi Priantoro [Foto: AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)


![Sekretaris Daerah [Sekda] Kota Palembang, Aprizal Hasyim, mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah [OPD] agar tidak menganggap remeh pengelolaan arsip.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261103-WA0011-129x85.jpg)
![Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengikuti pembukaan presentasi kepala daerah dalam rangka penilaian dan pemberian penghargaan Innovative Government Award [IGA] 2026 yang digelar Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri [BSKDN] Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa 3 November 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261103-WA0010-129x85.jpg)



![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

