Pemkot Palembang Akan Derek Mobil Parkir di Depan SD Muhammadiyah

- Jurnalis

Selasa, 23 Juli 2024 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Walikota Palembang A Damenta saat melakukan rapat dengan jajarannya.

Penjabat Walikota Palembang A Damenta saat melakukan rapat dengan jajarannya.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kemacetan di depan sekolah Muhammadiyah Utama Balayudha tak terelakan dan menjadi makanan sehari-hari masyarakat Kota Palembang. Upaya mengurai persoalan tersebut, Penjabat Walikota Palembang A Damenta akan menggembok dan menderek mobil yang parkir di media jalan.

Ungkap Penjabat Walikota, pihaknya telah bertemu dengan dua kepala sekolah, untuk mengimbau kepada orangtua baik yang mengantar dan menjemput anaknya agar tidak parkir terlalu lama dan memakai media jalan. “Kita minta Kepala SD dan SMP Muhammadiyah untuk memberikan imbauan bagi orangtua siswa agar ditertibkan, tidak parkir hingga tiga ‘shaf’ atau baris di media jalan. Karena itu sumber kemacetannya,” jelasnya, Selasa 23 Juli 2024.

Baca Juga:  Eks Kades Ogan Ilir Korupsi Lahan, Divonis 5 Tahun Penjara

Saat ini, Pj Walikota berujar, telah meminta Kadishub Kota Palembang, Aprizal Hasyim untuk mengevaluasi analisis dampak lalu lintas [Andalalin] yang bisa direvisi dan disimulasikan. Sehingga mulai besok tidak boleh lagi parkir di media jalan.

“Kalau masih tolong viralkan. Orangtua siswa jangan parkir di situ, jangan memberikan contoh yang tidak baik parkir sembarangan apalagi itu sekolah,” tegasnya.

“Bagaimana mau mengajarkan disiplin dan tertib kalau seperti itu. Jadi saya imbau tolong dengan segala hormat tolong jangan parkir disitu,” imbau dia.

Diakuinya, pemerintah tak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan masyarakat dan kesadaran orangtua siswa. “Kalau masih, dengan segala hormat terpaksa kita gembok atau derek karena kita sudah bekerja sama dengan Kepolisian, Dishub dan Satpol PP,” tukasnya.

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru Wajibkan Pemberi Kerja di Sumsel Lapor Loker Melalui SIAPkerja

Selain itu, sambungnya, untuk memecah kemacetan dari arah Flyover Tanjung Api-Api ke arah Flyover Simpang Polda pihaknya sudah menemukan beberapa titik kemacetan, di antaranya Pasar KM 5 dan beberapa jalan alternatif di sekitar pasar KM 5 sampai SD Muhammadiyah.

“Untuk di pasar KM 5 kita sudah meminta pedagang untuk masuk ke dalam, sehingga lahan parkirannya bisa dipakai, dan tadi pagi sudah mulai lancar berkat kesadaran pedagang untuk masuk ke dalam. Sementara untuk jalan alternatif lainnya nanti akan disimulasikan menjadi jalan satu arah,” tutupnya. [Abror Vamdozer/red]

Berita Terkait

Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD
Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi
Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan
PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan
DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja
Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:17 WIB

Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:09 WIB

Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:56 WIB

Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:06 WIB

DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Berita Terbaru