Pemerintah Gencarkan Operasi Pasar: Pengusaha Diimbau Tidak Jual di Atas HET

- Jurnalis

Selasa, 4 Maret 2025 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Pertanian, Amran Sulaiman menggelar Operasi Pasar di Kantor Pos Jalan Merdeka, Palembang, Selasa 4 Maret 2025.

Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Pertanian, Amran Sulaiman menggelar Operasi Pasar di Kantor Pos Jalan Merdeka, Palembang, Selasa 4 Maret 2025.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Demi menjaga stabilitas harga pangan, pemerintah bersama Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Pertanian menggelar Operasi Pasar di Kantor Pos Jalan Merdeka, Palembang, Selasa 4 Maret 2025.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk memastikan harga bahan pokok tetap terjangkau, terutama menjelang bulan Ramadan.

Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pengusaha tidak punya alasan untuk menjual bahan pokok seperti beras dan minyak goreng di atas Harga Eceran Tertinggi [HET].

“Minyak goreng, kita produsen terbesar dunia, bahkan ekspor ke negara lain. Masa di dalam negeri lebih mahal? Begitu juga beras, produksi kita naik 52 persen dibanding tahun lalu menurut data BPS. Jadi, jangan jual di atas HET,” kata Amran saat meninjau Operasi Pasar.

Baca Juga:  Asap Ancam Warga, NasDem Sumsel Buka Posko ISPA Gratis hingga Sebar 40 Ribu Masker Plus Air Mineral‎

Amran juga menyampaikan bahwa stok beras di Bulog mencapai 2 juta ton, jumlah tertinggi dalam 5,7 tahun terakhir. Dengan kondisi tersebut, menurutnya tidak ada alasan harga beras melonjak.

Ia memperingatkan bahwa jika masih ada pelaku usaha yang menjual di atas HET, Satgas Pangan akan bertindak tegas.

“Kalau masih ada yang bandel, Satgas Pangan akan menindak. Sudah ada toko yang disegel di Jakarta dan Jawa Tengah. Kami harap di Palembang tidak terjadi hal serupa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Amran mengajak pengusaha untuk membantu masyarakat menjalani ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani harga pangan yang tinggi.

“Stok dan produksi kita lebih dari cukup. Jadi, jangan ganggu masyarakat dengan harga yang tidak wajar,” tambahnya.

Baca Juga:  Anwar Sadat: Karhutla Sumsel Bukan Sekadar Bencana, Pidananya Wajib Dituntaskan!

Untuk mempercepat distribusi pangan murah, pemerintah telah menyiapkan 4.500 kantor pos sebagai titik penyaluran, dengan 2.800 di antaranya sudah siap beroperasi.

Amran optimistis bahwa Operasi Pasar yang masif di kota-kota besar akan berdampak positif pada stabilitas harga di daerah.

“Kita banjiri kota dengan operasi pasar, maka desa pun akan merasakan dampaknya. Harga akan lebih murah,” jelasnya.

Wakil Walikota Palembang, Prima Salam, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyatakan dukungannya terhadap Operasi Pasar demi menekan harga pangan di wilayah Palembang.

“Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau dan menikmati bulan Ramadan tanpa beban lonjakan harga,” tutupnya. [AbV/red]

Berita Terkait

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
Fauzi Amro Gebrak Literasi Keuangan di Sumsel, Ibu Rumah Tangga Dibentengi dari Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis
Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif
HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:47 WIB

RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Fauzi Amro Gebrak Literasi Keuangan di Sumsel, Ibu Rumah Tangga Dibentengi dari Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Berita Terbaru