Pasokan BBM Telat ke SPBU, ini Alasan Pertamina ‘Kok Bisa’

- Jurnalis

Kamis, 7 Maret 2024 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pengisian BBM di SPBU 24.301.03 Demang Lebar Daun

Suasana pengisian BBM di SPBU 24.301.03 Demang Lebar Daun

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Tertundanya pasokan minyak biosolar dan pertalite ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.301.03 Demang Lebar Daun, pada Rabu, 6 Maret 2024, karena ada kekeliruan data permohonan yang diajukan.

Sale region PT Pertamina Arief, mengatakan bahwa keterlambatan pengiriman minyak ke SPBU tersebut, data permohonannya sedang diperbaiki.

“Karena itu biosolar dan pertalite yang diajukan ke kami, terpaksa terjadi keterlambatan pengiriman. Jadi bukan sengaja kita tunda-tunda pengirimannya,” ujar Arief, Kamis, 7 Maret 2024.

Sebagai perusahaan minyak nasional, kata Arief, Pertamina selalu memenuhi kewajibannya untuk memenuhi kebutuhan minyak bagi masyarakat.

“Bagi masyarakat yang terganggu dengan keterlambatan itu, saat ini sudah bisa melakukan pengisian bahan bakar kendaraannya di SPBU 24.301.03 Demang Lebar Daun,” ujarnya.

Sementara itu, selaku petugas administrasi di SPBU 24.301.03, Yulia Anggraeni SE, mengatakan memang terjadi kesalahan ketik angka pemesanan SM 2.

“Ya, memang ada kekeliruan angka pada permohonan tertulis bagi pemesanan biosolar dan pertalite,” ujar Yulia kepada media ini, di ruang kerjanya.

Menurut Yulia, angka pemesanan BBM pertalite seharusnya 16 ton. “Namun pesanan itu tertulis 24 ton. Makanya selama dalam proses perbaikan data, BBM pesanan harus terlambat didistribusikan ke SPBU kami,” jelas Yulia.

Baca Juga:  KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Karena itu petugas SPBU Demang Lebar akan bekerja maksimal untuk memberikan pelayanan kepada konsumen yang biasa mengisi tengki kendaraannya.

Sebab, kata Yulia, SPBU-nya sudah dikirim BBM oleh PT Pertamina seperti biasa. “Sejak setelah pengiriman BBM, harapan masyarakat sudah terpenuhi,” tutup Yulia Anggraeni.

Pemilik SPBU Merugi Rp5 Juta-an

Sebelumnya diberitakan, akibat tidak dikirimnya pasokan minyak ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.301.03 Demang Lebar Daun dari PT Pertamina, pemilik SPBU tersebut H Ishak Yulian Yusuf harus menanggung kerugian senilai Rp5.300.000.

Padahal, kata Ishak Yulian, pihaknya sudah mengorder secara tunai 16 ton solar dan 16 ton pertalite ke depot PT Pertamina sejak kemarin.Namun hingga pukul 13.00 Wib hari ini (Rabu, 6 Maret 2024), minyak tak dikirim depot PT Pertamina ke SPBU tersebut.

“Biasanya, kalau kita sudah mengorder bahan bakar minyak, harusnya sudah dikirim sejak pagi. Tapi hari ini tidak sama sekali. Akibat kelalaian itu, kami dirugikan senilai Rp5 juta lebih,” ujar Ishak Yulian Yusuf yang akrab dipanggil Yan Najib itu, Rabu, 6 Maret 2024.

Baca Juga:  PT TSM Bikin Kejutan di Hari Pelanggan Nasional, Komisaris Bagikan Makanan Bergizi Langsung ke Pelanggan

Menurut pemilik SPBU Demang Lebar Daun sekaligus pemilik Bengkel Mobil PASS itu, pihaknya sudah mengorder minyak melalui MS 2 secara online.

“Bahkan uang orderan itu sudah kami ke PT Pertamina secara tunai melalui orderan email. Tapi hingga sekarang minyaknya tak kunjung diantar ke SPBU kita,” ujar mantan Ketua Hiswana Migas tahun 2002-2006 tersebut.

Tokoh politik dari Partai Gerindra itu sangat menyayangkan ketidakpekaan Pertamina terkait kebutuhan minyak masyarakat.

“Jika kondisi seperti ini tidak segera diatasi Pertamina, lmej nama baik perusahaan minyak milik pemerintah itu akan rusak. “Ini yang harus menjadi pertimbangan pertamina,” tegasnya.

Sementara itu para pelanggan yang berusaha mengisi minyak kendaraannya di SPBU Demang Lebar Daun harus kecewa. Sebab mereka yang biasa mengisi tangki kendaraannya harus gigit jari. “Duh, alangkah tidak manusiawinya pihak Pertamina yang tak mengirimkan minyaknya ke SPBU ini,” tegas Marwanto saat diwawancarai media ini.

Menurut Parwanto, tangki minyaknya sudah kosong. “Saya memang biasa mengisi minyak di SPBU Demang Lebar Daun ini. Makanya sangat kecewa ketika ke sini, ternyata minyaknya kosong,” ujar Parwanto dengan mimik wajah kecewa.(*)

Laporan Anto Narasoma | Editor AbV

Berita Terkait

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang
MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong
Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat
Asap Ancam Warga, NasDem Sumsel Buka Posko ISPA Gratis hingga Sebar 40 Ribu Masker Plus Air Mineral‎
PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:01 WIB

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Selasa, 8 September 2026 - 16:00 WIB

ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 8 September 2026 - 12:32 WIB

Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang

Selasa, 8 September 2026 - 09:52 WIB

Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.

Headlines

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:31 WIB

Dishub Palembang menerbitkan sebanyak delapan sepeda motor, terjaring dalam penertiban parkir liar di Kawasan Tertib Lalu Lintas [KTL] di Kota Palembang.

Headlines

Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang

Selasa, 8 Sep 2026 - 12:32 WIB