Paripurna ke 28: Pansus DPRD Sumsel Terima LKPJ Gubernur Gubernur Sumsel 2020

- Jurnalis

Senin, 26 April 2021 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paripurna ke 28: Pansus DPRD Sumsel Terima LKPJ Gubernur Gubernur Sumsel 2020

Paripurna ke 28: Pansus DPRD Sumsel Terima LKPJ Gubernur Gubernur Sumsel 2020

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (DPRD Sumsel) menggelar rapat paripurna ke 28 di ruang rapat paripurna DPRD Sumsel, Senin (26/4/2021).

Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumsel Kartika Sandra Desi, dan didampingi Wakil Ketua DPRD Sumsel, Muchendi dan dihadiri Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya serta para OPD Pemprov Sumsel.

Rapat tersebut mendengarkan penyampaian Laporan Hasil Pembahasan (LHP) dan Penelitian pansus-pansus DPRD Sumsel terhadap
Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Sumsel Tahun anggaran 2020.

Penyampaian rekomendasi umum yang disampaikan oleh Pansus I Bidang Pemerintahan, Pansus II Bidang Perekonomian, butuh penambahan Penyuluh Pertanian, Perikanan dan dokter hewan, perkebunan, Pansus III Bidang Keuangan, Pansus IV Bidang Pembangunan, dan Pansus V Bidang Kesejahteraan serta disampaikan juga rekomendasi khusus. Yang kemudian akan disampaikan secara tertulis kepada Gubernur Sumsel H Herman Deru.

Juru bicara panitia khusus (pansus) V DPRD Sumsel, Rizal Kenedi mengusulkan agar Gubernur Sumsel mengganti Kadisbudpar Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal.

Hal itu lantaran tiga kali tak menghadiri undangan rapat pembahasan KUA PPAS Tahun Anggaran 2020 dan rapat pansus membahas LKPJ Gubernur Sumsel tahun anggaran 2020.

“Alasannya, selama tiga kali diundang dalam rapat-rapat komisi dan rapat pansus yang bersangkutan tidak pernah hadir,” ujarnya.

Diutarakannya, masing-masing rapat pada 20 September 2020 membahas soal KUA PPAS TA 2020, lalu rapat pada 19 November 2020 membahas soal KUA PPAS TA 2021. Serta rapat kerja bersama pansus V DPRD Sumsel membahas LKPJ Gubernur Sumsel TA 2020 pada 13 April 2021 kembali Kadisbudpar tidak hadir.

“Untuk itu sesuai kesepakatan dari hasil rapat internal pansus V DPRD Sumsel kami mengusulkan kepada Saudara Gubernur Sumsel untuk mengganti Kadisbudpar. Selain itu, kepada aparat penegak hukum apabila terdapat temuan pada Disbudpar Sumsel dipersilahkan untuk menyelidiki dan menindaklanjutinya,” pinta politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini dengan nada bicara lantang.

Baca Juga:  160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Selain Disbudpar, Pansus V juga menyampaikan laporan hasil pembahasan dan penelitian LKPJ Gubernur Sumsel TA 2020. D iantaranya, Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Dinas Sosial (Dinsos).

Sementara, pansus I melalui juru bicaranya Herman Ong meminta kepada seluruh OPD melakukan peningkatan kerja dengan berkoordinasi antar instansi, serta melakukan inovasi dalam pelaksanaan tupoksinya.

Selain itu, Pansus I juga minta adanya peningkatan kualitas SDM dan disiplin aparatur serta pemberdayaan dan penempatan aparatur yang profesional.

Sedangkan Pansus II yang dibacakan Abu Sari mengatakan, secara umum kinerja OPD khususnya mitra kerja Pansus II dalam melaksanakan tupoksinya belum terlaksana dengan baik. Hal ini dilihat dari belum banyaknya program yang belum tepat sasaran, dalam mendukung visi dan misi gubernur Sumsel.

“Kami juga meminta agar OPD mitra kerja untuk menggunakan sekala perioritas yang menyebut kepentingan masyarakat langsung, dalam setiap menyusun anggaran,” ucapnya.

Untuk Pansus III yang disampaikan Fathan Qobiri menyoroti masalah Kinerja Pendapatan daerah Prov Sumsel tahun 2020 yang tidak sepenuhnya tercapai dengan realisasi sebesar Rp 9,279T atau 93,49%, dari target yang direncanakan Rp 9,924T.

Maka dari itu, Pansus III merekomendasikan agar Bapeda melakukan optimalisasi pengelolaan Pendapatan daerah, dengan mensinergikan program sumber pendapatan daerah. Intensifikasi difokuskan pada upaya peningkatan kualitas pelayanan pajak dan retribusi daerah, penyederhanaan birokrasi, peningkatan tertib adm, penegakan sanksi dan lainya.

Sementara Pansus IV DPRD Sumsel yang dibacakan Subhan mengatakan, dari hasil Pembahasan yang telah dilakukan Panitia Khusus IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan Secara garis besar pelaksanaan program kegiatan dari masing-masing Dinas, Badan dan Biro dalam ruang lingkup tugas sudah terealisasi dan dapat menjawab beberapa Permasalahan sesuai arah kebijakan.

Baca Juga:  FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Namun masih ada beberapa sektor/bidang yang belum dapat mencapai hasil yang maksimal berdasarkan indikator kinerja, hal ini disebabkan adanya beberapa kendala dan hambatan yang masih perlu ditindaklanjuti pada masa mendatang.

Lantas, apa tanggapan Aufa terkait usulan Pansus V agar dirinya diganti ? Aufa mengakui secara fisik dirinya mekang tak hadir, namun secara kelembagaan “hadir” ini diwakilkan oleh stafnya.

“Ada alasan ketidakhadiran saya seperti sedang ada dinas luar di Jakarta dan kali ketiga saya dalam kondisi sakit,” pungkas Aufa yang mengaku menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada Gubernur Sumsel selaku atasannya.

Sesuai dengan jadwal tanggal 12 sampai 26 April 2021 kegiatan telah dilaksanakan rapat-rapat pembahasan dan penelitian pansus-pansus dengan SKPD terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Sumsel TA 2020.

Rapat tersebut, didengarkan oleh Wakil Gubernur Sumsel, pada pembahasan dan penelitian tersebut melalui rapat pansus-pansus DPRD Sumsel telah banyak masukan-masukan yang kami terima terhadap pelaksanaan program dan kegiatan serta kinerja SKPD yang pada akhirnya telah dapat diperoleh catatan-catatan kinerja di bidang pemerintahan, perekonomian, dan keuangan, bidang pembangunan dan bidang kesra.

Program dan kegiatan yang masih merupakan catatan atas rekomendasi yang disampaikan DPRD Sumsel yang masih memerlukan penyempurnaan di bidang administrasi dan pelaksanaan kegiatan akan menjadi perhatian Pemprov Sumsel dan akan ditindaklanjuti penyempurnaannya sesuai target pembangunan yang telah ditetapkan. (Miskarini/Adv)

Berita Terkait

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani
Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:58 WIB

BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:21 WIB

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Berita Terbaru

Oleh: Bayumi AP SE MSi [Ketua Komunitas dan Praktisi Pendidikan]

Opini

Kabut Asap: Ketika Rumah Berubah Jadi Sekolah

Kamis, 10 Sep 2026 - 12:28 WIB