Optimalisasi PKS Tingkatkan Pendapatan Daerah

- Jurnalis

Kamis, 22 Agustus 2019 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Wilayah II Sumatera Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdul Haris

Koordinator Wilayah II Sumatera Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdul Haris

OPTIMALISASI Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pemerintah Daerah  dengan Direktorat Jenderal pajak (DJP) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN tidak akan terlaksana dengan baik jika tidak  ada tindak lanjut, hal ini ditegaskan Koordinator Wilayah II Sumatera Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdul Haris.

“Kami berharap dalam butir PKS dapat dilaksanakan oleh Pemprov, Kabupaten dan Kota. Karena itu  kemandirian daerah sangat diharapkan melalui PKS dapat tingkatkan pendapatan luar bisa,” ucap Abdul Haris di Auditorium  Graha Bina Praja Pemprov. Sumsel, Kamis (22/8/2019).

Abdul Haris menyebut, terkait  aset milik daerah, setidaknya  harus memenuhi empat unsur yakni clean and clear, sertifikasi, revitalisasi nilai aset dan optimalisasi azaz manfaat atas aset.

Baca Juga:  Kapolres OKU Timur Tak Berikan Toleransi bagi Pelaku Karhutla

“Selama ini rasa memiliki terhadap asset daerah sangat kurang, makanya Pemda harus mengetahui, banyak sekali asset-aset pemerintah yang terbengkalai, kami akan mambantu  pelaksanaan kegiatan dengan sebaik mungkin. Semoga Sumsel  dapat menjadi contoh daerah yang maju  di pulau Sumatera. Dan kita komitmen  apa  yang dicita-citakan ini akan terwujud,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumsel Muchtar Deluma SH MM mengatakan kepada wideazone.com, “kendala PKS yang dihadapi adalah sulitnya untuk melakukan inventarisasi, namun hal terebut tidak ada masalah ketika Pemerintah Dareh memberikan strategi yaitu berikan format kepada pemangku kebijakan seperti Lurah/Kades sesuai wilayah kerjanya untuk melakukan inventarisir”.

Baca Juga:  Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Turut hadir juga  dalam rapat evaluasi tersebut, Wakil Gubernur, Ir H. Mawardi Yahya, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pajak Sumsel di Wakili  DR. Eddy Wahyudi, ST MM,  Koordinator Wilayah II  KPK,  Abdul Haris, Kakanwil BPN Sumsel,  Muchtar Deluma SH, MM. Kepala Bapenda Pemprov. Sumsel, para Sekda dan  Inspektur Daerah Kab/kota Se-Sumsel. (Abror Vandozer)

Berita Terkait

BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎
Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara
Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎
BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:58 WIB

BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10 WIB

BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]

Opini

Memaknai Kemerdekaan: Dari Ruang Kelas untuk Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:23 WIB