banner 2560x598

banner 2560x598

Nilai Bitcoin dan Ethereum Alami Kemerosotan, Sejenisnya Bertahan

  • Bagikan
Ilustrasi Mata Uang Kripto
Ilustrasi Mata Uang Kripto
banner 468x60

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Nilai dua mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, yakni bitcoin dan ethereum alami kemerosotan di angka 11,54 persen dan 13,46 persen dalam 24 jam terakhir, Rabu (8/9).

Bitcoin dibanderol US$46.669 per keping, nilai mata uang ini sempat berada pada US$52 ribu per keping kemarin. Penurunan harian bitcoin membuat kinerjanya dalam sepekan tercatat melorot 0,88 persen.

Serupa, ethereum yang betah di zona hijau dalam sepekan terakhir pun menjadi minus 0,21 persen. Kini, harga ethereum dibanderol US$3.424 per keping.

Selanjutnya, cardano meradang 11,70 persen dalam sehari atau 8,91 persen dalam sepekan terakhir ke level US$2,51 per keping. Sedangkan binance coin (BNB) jatuh 16,56 persen ke posisi US$415,29 per keping.

Kejadian sama juga berdampak pada XRP yang rontok 18,85 persen menjadi US$1,12 per koin. Lalu, dogecoin anjlok 18,18 persen menjadi US$0,2533 per keping, serta polkadot merosot 19,07 persen ke harga US$27,66 per koin.

Di antara 10 mata uang kripto berkapitalisasi besar, hanya tether, solana, dan USD coin (USDC) yang betah di zona hijau.

Tether naik tipis 0,05 persen menjadi US$1 per keping. Solana meroket 5,49 persen ke posisi US$171,31 per keping dan USD coin naik 0,04 persen jadi US$1 per keping.

Untuk diketahui, hingga saat ini mata uang tersebut masih dilarang sebagai alat pembayaran di Indonesia, kripto dapat dipergunakan sebagai alat investasi maupun komoditas bursa berjangka yang dapat diperjualbelikan.

Aset kripto diregulasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan lewat Peraturan Bappebti nomo 2/2019 tentang Penyelenggaraan Pasar Fisik Komoditi di Bursa Berjangka seperti dilaporkan coinmarketcap.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *