LISTRIK padam? Nah, saat ini kita tidak pusing untuk mengatasi persoalan listrik PLN.
Artinya, kita tak perlu menggunakan genset yang berkapasitas besar dengan suara bising ketika dinyalakan.
Di kawasan yang belum dialiri listrik PLN, ketika warga setempat ingin menghidupkan lampu dan alat-alat elektronik, sudah ada alat yang dapat membantu kesulitan itu.
Nah, saat ini anak bangsa kita sudah bisa membuat alat yang dapat mengganti fungsi genset disaat lampu padam. Apa itu?
Alat ini disebut Multi Power. Alat kecil bermuatan listrik MH type 36 yang ketika dioperasikan mampu bertahan hingga 8-10 jam.
Multi Power dengan tenaga aki 60 AH itu biisa digunakan untuk mengoperasikan LED, TV, kipas angin, lampu, laptop dan alat-alat elektronik lainnya.
Agar kandungan arus listriknya bisa dihemat, cukup turunkan MCB 2 pole yang ada di dalam panel Multi Power.
Anak bangsa pembuat alat Multi Power tersebut bernama Agus Sulaiman, beliau berasal dari kota empek-empek yakni Palembang Sumatera Selatan.

Jika alat Multi Power ini difungsikan, ketika lampu PLN padam, dalam satu detik secara otomatis multi power dapat berfungsi layaknya genset.
Istimewanya, ketika difungsikan Multi Power tidak bersuara keras seperti genset. Bahkan ketika beroperasi, multi power tidak berisik, tak ada asap serta tidak mengunakan BBM.
Namun saat listrik PLN kembali menyala, fungsi multi power dapat beralih fungsi, aekaligus dapat mencharger aki yang terpasang. Jika isi aki sudah full, charger multi power secara otomatis berhenti mengisi arus listrik aki yang terpasang. Silakan mencobanya. (abror vandozer)


![Lahan Cetak Sawah Rakyat [CSR] di Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU] Timur, Sumatera Selatan, menunjukkan potensi menjanjikan. Hasil ubinan di Desa Campang Tiga Ulu, Kecamatan Cempaka, mencapai setara 7,76 ton gabah kering panen [GKP] per hektare,](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261028-WA0017-225x129.jpg)
![Salah satu objek Yayasan STIMIK IGM yang dipasang plang banner. [Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0043-225x129.jpg)


![Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi [SUTT] 150 kilovolt [kV] Sarolangun-Muara Rupit untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0044-225x129.jpg)
![Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Nurcahyo JM SH MH turun langsung mengevaluasi kinerja jajaran Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Timur [OKU Timur], Selasa 27 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0042-225x129.jpg)
![Lahan Cetak Sawah Rakyat [CSR] di Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU] Timur, Sumatera Selatan, menunjukkan potensi menjanjikan. Hasil ubinan di Desa Campang Tiga Ulu, Kecamatan Cempaka, mencapai setara 7,76 ton gabah kering panen [GKP] per hektare,](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261028-WA0017-129x85.jpg)
![Salah satu objek Yayasan STIMIK IGM yang dipasang plang banner. [Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0043-129x85.jpg)


![Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi [SUTT] 150 kilovolt [kV] Sarolangun-Muara Rupit untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0044-129x85.jpg)


![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

