“Mission Complete” Polda Sumsel Tangkap Puluhan Perusuh hingga Dalang Anarkis

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi Pers Polda Sumsel dalam membongkar, menangkap puluhan perusuh hingga dalang di balik serangkaian aksi perusakan dan pembakaran kantor pemerintahan, fasilitas umum di wilayah Palembang dan Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU].

Konferensi Pers Polda Sumsel dalam membongkar, menangkap puluhan perusuh hingga dalang di balik serangkaian aksi perusakan dan pembakaran kantor pemerintahan, fasilitas umum di wilayah Palembang dan Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU].

Aktor-aktor di Balik Layar Nunggu Giliran !!!

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | “Mission Complete” Polda Sumsel berhasil membongkar, menangkap 25 perusuh dari 90 orang hingga dalang di balik serangkaian aksi perusakan dan pembakaran kantor pemerintahan, fasilitas umum di wilayah Palembang dan Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU].

Dari puluhan pelaku anarkis, 25 orang telah ditetapakan sebagai tersangka.

Peristiwa ini, yang diduga kuat dipicu oleh provokasi masif melalui media sosial, menimbulkan kerugian materiil yang tidak sedikit, termasuk perusakan kantor DPRD, pos polisi, dan sejumlah kendaraan dinas.

Penangkapan ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan yang sigap merespons kekacauan, mulai dari malam kejadian hingga pengembangan kasus yang berlangsung selama beberapa minggu.

Kerusuhan di Palembang dimulai pada Minggu, 31 Agustus 2025, dini hari.

Sekitar pukul 02.30 WIB, Command Center Polda Sumsel memantau pergerakan konvoi sekitar 500 sepeda motor di depan Kantor DPRD Provinsi Sumsel.

Sekelompok massa kemudian terpantau merusak dan membakar pagar depan gedung.

Petugas gabungan dari Ditshabara, Satbrimob, dan Polrestabes Palembang langsung diterjunkan untuk mengendalikan situasi.

Tak lama kemudian, rombongan serupa melintasi Markas Polda Sumsel dan melakukan pelemparan batu serta bom molotov ke arah pos jaga.

Kelompok ini tidak hanya merusak gedung DPRD, tetapi juga menargetkan fasilitas publik lainnya, seperti Kantor Ditlantas Polda Sumsel, 14 pos jaga lalu lintas, serta 22 unit kendaraan roda empat dan roda enam.

Baca Juga:  Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Dalam waktu singkat, 64 orang berhasil diamankan di lokasi. Dari pemeriksaan awal, terungkap bahwa aksi ini sebagian besar dipicu oleh hasutan yang menyebar di media sosial, termasuk di grup Instagram “Plaju X Jakabaring” dan unggahan provokatif di Facebook.

Sebagian besar pelaku adalah anggota dari kelompok balap liar yang terorganisir.

Pengembangan Kasus Berlanjut

Pada Senin, 1 September 2025, saat aksi unjuk rasa damai mahasiswa berlangsung, polisi mengamankan empat penyusup yang membawa senjata tajam dan bom molotov.

Penangkapan lanjutan pada tanggal 6, 11, dan 16 September 2025 berhasil meringkus sejumlah tersangka lain yang terlibat dalam perusakan dan penghasutan.

Selain di Palembang, kerusuhan serupa juga terjadi di Kabupaten OKU pada 1 September 2025.

Di sana, massa merusak pot-pot tanaman dan menggunakannya untuk dilemparkan ke arah petugas dan gedung.

Satu unit truk Dalmas Polres OKU juga menjadi sasaran perusakan. Polisi mengamankan 12 orang di lokasi, dengan satu orang dewasa ditetapkan sebagai tersangka perusakan.

Secara keseluruhan, dari 90 orang yang diamankan di dua lokasi, 25 orang ditetapkan sebagai tersangka dengan berbagai peran, mulai dari pelaku perusakan, penghasutan, hingga penyusup.

Baca Juga:  FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Dua orang lainnya yang terindikasi positif narkoba diserahkan ke yayasan rehabilitasi, sementara 63 orang sisanya dikembalikan kepada keluarga.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi SIK, MH, menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan mentolerir aksi anarkis yang merusak ketertiban umum.

“Kami telah bertindak tegas dan terukur. Aksi-aksi yang merusak fasilitas umum dan mengganggu keamanan ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya dalam keterangan pers didampingi Karoops Kombes Pol M Anis Prasetio Santoso, Dirkrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Bagus Suropratomo, Dirkrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Johannes Bangun, Kabid Humas, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, dan Kabid Propam Raden Aziz Safitri, Kamis 18 September 2025.

Kami, kata Kapolda, akan terus mengejar aktor-aktor di belakang layar, baik yang melakukan provokasi di media sosial maupun yang turun langsung ke jalan.

“Ini adalah bukti komitmen kami untuk menjaga Kamtibmas [Keamanan dan Ketertiban Masyarakat] di Sumatera Selatan,” jelas Kapolda.

Selain itu, Kapolda mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak mereka. “Penting bagi orang tua untuk memantau anak-anaknya agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak bertanggung jawab di media sosial, pada akhirnya bisa menjerumuskan mereka ke dalam tindakan kriminal,” pungkasnya.

Laporan Suherman | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB