Dari pantauan awak media, kebakaran menghabiskan satu unit rumah panggung beserta isinya tanpa ada yang tersisa.
Menurut Kepala Desa (Kades) Ketapang 1, Yuliadi, kebakaran terjadi pukul 20.00 WIB. “Api berasal dari tungku tempat nenek Masyani memasak sehari-hari. Kobaran api yang begitu besar menyambar dinding rumah nenek yang terbuat dari jerami,” ungkap Kades Yuliadi kepada Wideazone.com dan Zoom Post, Selasa (27/10/2020).
Tidak memakan waktu lama, sambung Kades Yuliadi, api langsung menghanguskan rumah nenek tanpa ada satu pun harta benda milik nenek yang tersisa, hanya baju yang menempel di badannya. “Alhamdulilah saat terjadinya kebakaran nenek dapat diselamatkan. Nenek Masyani merupakan seorang janda (60) yang hidup sendiri,” terang Kades Ketapang 1 ini.
Terkait kondisi nenek, alhamdulillah sekarang dalam keadaan baik baik saja. “Untuk membantu meringankan beban nenek, saya berserta perangkat desa dari Kadus, RT dan Perangkat mulai Selasa ini (27/10/2020) akan berkeliling desa ke rumah rumah warga untuk menggalang dana sukarela guna membantu ringankan bebannya dan membangun kembali rumah nenek Masyani,” tutup Yuliadi.
Laporan Rosita Dewi – Editor Abror Vandozer




![World Press Freedom Day 2026 [Foto: Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260503-WA0011_copy_1920x1080-225x129.jpg)

![Kantor Dishub Kota Palembang. [Foto: Abror Vandozer-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/01/20251105_090033_copy_1829x918-225x129.jpg)



![World Press Freedom Day 2026 [Foto: Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260503-WA0011_copy_1920x1080-129x85.jpg)

![Kantor Dishub Kota Palembang. [Foto: Abror Vandozer-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/01/20251105_090033_copy_1829x918-129x85.jpg)






