Minus Anggaran, Simulasi Pemilu 2019 Hanya di Kabupaten

- Jurnalis

Senin, 15 April 2019 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ir Ahmad Yani MM-Bupati Muara Enim, Melakukan Simulasi Pemilu 2019 yang diselenggarakan di Hotel Serasan Sekundang, Senin (15/4/2019)

Ir Ahmad Yani MM-Bupati Muara Enim, Melakukan Simulasi Pemilu 2019 yang diselenggarakan di Hotel Serasan Sekundang, Senin (15/4/2019)

WIDEAZONE.COM, MUARA ENIM — Menghadapi pesta demokrasi Rabu nanti (17/4/2019),  Komsi Pemilihan Umum Daerah Muara Enim menggelar Simulasi Pemilu di Hotel Serasan Sekundang. Simulasi yang digelar Senin (15/4/20190), dihadiri Bupati Muara Enim Ir Ahmad Yani MM, Kapolres, Dandim, Kajari, Kepala BNNK Muara Enim dan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah Muara Enim.

Kegiatan itu dilaksanakan untuk mengenalkan dan menginformasi tata cara pelaksanaan pilpres-pileg, dimulai dari proses pendaftaran, pembagian lima surat suara, pencoblosan, pemberian tinta biru hingga proses penghitungan dan pengamanan hasil pemilu.

Untuk Pemilu 2019, pelaksanaannya tak berdeda dibanding tahun sebelumnya. Sebab pada pesta demokrasi yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum secara langsung itu, menentukan lima pilihan mulai dari presiden, DPR RI, DPD, DPRD provinsi serta DPRD kota/kabupaten.

Baca Juga:  RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Dalam pelaksanaan simulasi pemilu 2019, Ir Ahmad Yani MM mengungkapkan, “Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi KPUD Muara Enim. Semoga pelaksanaan pesta demokrasi nanti kurang lebih akan sama seperti silmulasi ini”.

Terkait Simulasi Pemilu, Ketua KPUD Muara Enim Ahyaudin SE berharap kegiatan tersebut dapat menambah informasi publik tentang tatacara pemungutan dan penghitungan suara di TPS. Dengan adanya simulasi ini, masyarakat akan lebih memahami proses dan tahapan penyelenggaraan pemilu, mulai dari datang, pendaftaran, hingga selesai. “Diharapkan tingginya pemahaman masyarakat, proses pemilu serentak akan berlangsung aman, lancar dan kondusif tanpa kendala berarti,”  ujar Ahyaudin.

Baca Juga:  KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Sebagai bentuk transparansi terkait penghitungan suara dan rekapitulasi hasil pemilu, katanya, ia juga munuturkan bahwa KPU RI telah menyiapkan sistem informasi yang dapat membantu menyelenggarakan pemilu hingga di tingkat kecamatan. Karena  keterbatasaan dana, maka simulasi pemilu tahun ini hanya digelar di tingkat kabupaten saja.

“Masyarakat umum, dapat mengakses dan memperoleh informasi terkait pemilu melalui handphone atau telepon genggam. Sedangkan rekapitulasi yang dilakukan dapat dilaksanakan secara efisien dan hasilnya dapat dipercaya,” tukas Ahyaudin menutup perbincangan. (eddy yusuf/agus)

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru