“Merebak Wisata Alam Pagaralam”

- Jurnalis

Senin, 8 April 2019 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM — KOTA Pagaralam memiliki panorama alam memikat. Dari wujudnya sebagai pemberian Tuhan, Pagaralam duanugerahi ruang-ruang wisata alam yang mengundang decak kagum para pengunjung.

Jika melihat panorama alam dari sisi barat, terutama memandang dari ruang belakang vila MTQ, Gunung Semendo yang selalu berselimut kabut, tampak sangat indah dan perkasa.

Terutama ketika hari memasuki pukul 7.00 Wib, pagi, gunung itu tampil menakjubkan. Pada dua pertiga bagian atasnya, Gunung Semendo terkihat utuh. Sedangkan dari kejauhan di kiri kanannya gunung itu, tampak bebukitan yang memperkuat keindahan alam Kota Pagaralam.

Sebagai wilayah yang dianugerahi alam sangat indah, ketika pengunjung hendak memasuki kawasan kota dari Kabupaten Lahat, di kiri-kanan tebing, strata alamnya dipenuhi bebukitan dan pepohonan.

Saya jadi ingat ketika berlibur ke Swiiss, Eropa Barat, panorama alamnya tampak dalam suasana yang mirip. Hanya saja panorama Swiss sudah begitu tertata, sehingga keadaan itu tak dapat ditandingi oleh suasana alam Kota Pagaralam.

Tapi saya yakin, apabila ada keinginan kuat dari pemerintah setempat dan masyarakat memiliki kesadaran tinggi untuk menata alam Kota Pagaralam, daerah ini akan menjadi kawasan wisata yang dapat menopang usaha di bidang wisata bagi walayah setempat. Bahkan bisa menjadi rekam jejak kewisataan yang mengharumkan nama baik Sumatera Selaran.

Menurut Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan, Drs Rafanie Igama MA, mengatakan Kota Pagaralam sangat layak memperoleh prioritas pengembangan kewisataan di Sumatera Selatan.

“Alamnya selalu menghadirkan ketakjuban bagi kita yang berkunjung ke sana, ” kata Rafanie saat dimintai komentarnya, di ruang kerjanya, Senin (8/4/2019).

Pinggian jalan ke Kota Pagaralam diilustrasi sebagai kawasan wisata alam tang sangat memikat hati. Apabila panorama perjalanan itu digarap secara maksimal, Kota Pagaralam semakin memikat seperti latyaknya Swiss.

Jika dilihat, kata Rafanie, alam sepanjang perjalanan ke arah pusat kota, hanya tumbuh secara alami. Apabila suasana itu ditata apik dan diberi penerangan listrik, rampilannya bisa menyamai keadaan Swiss.

Memang, untuk menggarap sudut wisata seperti membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Menurut Rafanie, apabila Pemerintah Kota Pagaralam mempunyai kreativitas, bisa melibatkan sejumlah swasta. Beri mereka (swasta) kesempatan untuk berkreasi selama beberapa tahun untuk mengembalikan investasi yang ditanamkan mereka ke sektor-sektor wisata Kota Pagaralam.

Memajukan wisata alam setempat, memamg membutuhkan perangkat penunjang di bidang budaya.

“Bisa tari-tarian, lukis, seni pentas (teater) atau musik dan lagu daerah setempat. Beberapa hari lalu, saya melihat adanya lomba atau kompetisi seni tari dan lagu daerah di Balai Kota Pagaralam. Ini potensi sekali untuk menopang pemerintah dalam menjabarkan konsep bagi pengembangan wisata setempat, ” kata Rafanie. (anto narasoma)

Berita Terkait

Palembang Siap Jadi Magnet Event Nasional, Aprizal Hasyim: Kejuaraan Marching Band Dongkrak PAD
Sumsel Tuan Rumah Konferensi Anxi Sedunia, Gubernur Herman Deru Harap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata
Ampera Tourism Run 2026: dari Jantung Palembang untuk Indonesia
135 Calender of Charming 2026 Resmi Diluncurkan
Gubernur Herman Deru Harap BSI Dukung Sriwijaya Ranau Gran Fondo
Wagub Cik Ujang Dorong ASN Sukseskan Sriwijaya Ranau Gran Fondo
Sinergi Pemprov dan Pemkab, OKU Selatan Menuju Kawasan Pariwisata Strategis
Wali Kota Palembang Ratu Dewa Resmi Buka Festival Perahu Bidar Tradisional 2025, Target Puluhan Ribu Pengunjung

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:45 WIB

Palembang Siap Jadi Magnet Event Nasional, Aprizal Hasyim: Kejuaraan Marching Band Dongkrak PAD

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:23 WIB

Sumsel Tuan Rumah Konferensi Anxi Sedunia, Gubernur Herman Deru Harap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

Senin, 16 Februari 2026 - 20:25 WIB

Ampera Tourism Run 2026: dari Jantung Palembang untuk Indonesia

Selasa, 11 November 2025 - 21:01 WIB

135 Calender of Charming 2026 Resmi Diluncurkan

Kamis, 18 September 2025 - 20:16 WIB

Gubernur Herman Deru Harap BSI Dukung Sriwijaya Ranau Gran Fondo

Berita Terbaru

Institut Nalar Publik

Opini

Demokrasi di Indonesia : Antara Ada dan Tiada

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:46 WIB