Menuju Muaraenim Smart City (MSC)

- Jurnalis

Rabu, 13 Maret 2019 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Muaraenim - Kota Bandung

Kabupaten Muaraenim - Kota Bandung

WIDEAZONE.COM, BANDUNG — Guna membangun infrastruktur tata ruang kota yang dianamis dan smart, Pemerintah Kabupaten Muara Enim melakukan berbagai upaya demi mewujudkan Muaraenim menjadi smart city. Dalam perwujudan pembangunan infrastruktur tata ruang, pemerintah kabupaten Muaraenim melakukan tinjauan ke beberapa kota di wilayah Nusantara. Output dari tinjauan, ternyata Kota Bandung menjadi arah kiblat (referensi) tata kelola ruang.

Terkait tata kelola infrastruktur ruang, Pemerintah Kabupaten Muaraenim melaksanakan penandatanganan kesepakatan kerjasama dengan Pemerintah Kota Bandung, bertempat di Pendopo Walikota Bandung, Rabu (13/3/2019).

Dalam pertemuan tersebut, Walikota kota Bandung Oded M Danial mengatakan, “penandatanganan kesepakatan kerjasama dilakukan karena adanya kepedulian terhadap pembangunan Kota di Indonesia, suatu hari nanti Indonesia akan menjadi kota yang maju”.

Baca Juga:  RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Lanjut Oded, “walaupun mengunakan anggaran terbatas, Pemerintah Kota Bandung bersama segenap elemen masyarakat sukses memperbaiki tata kelola ruang Kota Bandung yang tadinya hanya diberi nilai C sekarang sudah menjadi A. Dengan semangat dan integritas, Pemerintah Kota Bandung merangkul pemerintah kabupaten kota seluruh Indonesia untuk ikut bersama-sama membangun kota dengan acuan prinsip kebersamaan”, tegasnya.

“Kota Bandung kini dikenal dengan jargon, Nyaman, Unggul, dan Agamis, berusaha memperbaiki dan membangun Citra” tutur Oded. Dalam kegiatan penandatanganan kerjasama kali ini 7 Pemerintah Kabupaten Kota yang ada di Indonesia salah satunya datang dari Sumatera selatan melalui Kabupaten Muara Enim.

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Bupati Muaraenim Ahmad Yani melaui Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Muara Enim Adrian Arifanardi mengatakan, tujuan penandatanganan kesepakatan kerjasama ini dilakukan guna menciptakan tata kelola ruang dan wilayah Muaraenim menjadi smart city, baik dari sisi teknologi, budaya, dan pembangunan sumber daya manusia, imbuhnya. (shanti)

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru