Menteri PAN-RB Apresiasi Program Selfi Pemkot Palembang

- Jurnalis

Jumat, 2 Juli 2021 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri PAN-RB Apresiasi Program Selfi Pemkot Palembang

Menteri PAN-RB Apresiasi Program Selfi Pemkot Palembang

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Sebuah kebanggaan bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui program sekolah filial (Selfi) Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas I Palembang, mendapatkan apresiasi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) sebagai percontohan Kota/Kabupaten di Indonesia bahkan Negara Asing.

Pasalnya, keberhasilan Kota Palembang, yang mampu mengangkat Indeks kemanusian, melalui pendidikan Anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) hak mereka untuk mendapatkan pendidikan yang layak dapat terpenuhi.

“Ya, Alhamdulillah telah banyak lulusan yang masuk ke perguruan tinggi UGM, berkerja di Jepang, bahkan ada menjadi orang yang sukses dan menjadi ustadz,” Kata Walikota Palembang, H Harnojoyo usai melakukan Presentasi dan Wawancara Kompetensi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021 dengan Menteri PANRB melalui Video Conference (Vidcon) Via Aplikasi Zoom Cloud Meeting, di Rumah Dinas Walikota, Jumat, 2 Juli 2021.

Nah, dalam hal ini Selfi merupakan Layanan Pendidikan Formal bagi Narapidana Anak di LPKA Klas I Palembang yang digaungkan melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang.

Sehingga terlaksana proses belajar mengajar yang aktif, kreatif dan inovatif, meliputi kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler yang mampu membentuk sikap, pengetahuan dan keterampilan peserta didik.

Melalui presentasi dan wawancara Kompetensi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021 dengan Menteri PANRB melalui (Vidcon), Inovasi Selfi Layanan Pendidikan Formal bagi Narapidana Anak di LPKA Klas I Palembang yang telah berjalan sejak 2014 silam, menjadikan salah satu unggulan. Sebelumnya berada diposisi TOP 45 kini akan menuju ke tingkat TOP 5.

Baca Juga:  FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎

“Bersyukur program kita menjadi perhatian, dan InsyaAllah berkat dukungan masyarakat kita bisa menuju ke TOP 5,” ujarnya.

Upaya dalam melakukan pembinaan dengan memberikan sebuah keterampilan usai menjalani hukuman, Pemkot melalui Dinas Pendidikan kota Palembang bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan Formal Narapidana Anak di
LPKA pada tahun 2020 meluncurkan program sarana dan prasarana sekolah menengah kejuruan (SMK) yang lebih lengkap fasilitas yakni berupa jurusan Bengkel, Penjahit, Teknik Mesin.

Dalam program tersebut tentunya banyak hal yang ingin dicapai setelah mengikuti Sekolah Filial di LPKA dengan membuka usaha atau memiliki keterampilan siap pakai.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Palembang Ahmad Zulinto bahwa setelah masuk kedalam TOP 45 sampai tingkat Internasional. Namun pada tahap ini kita masuk dalam tingkat inovasi kekhususan, maka diri itu kita kejar dari 150 peserta sudah dicapai ke 15. Target kita harus mencapai 5 besar. Hal ini juga berkaitan dengan sistem kependidikan di LPKA tersebut masuk kedalam tingkat khusus seperti adanya fasilitas yakni berupa jurusan Bengkel, Penjahit, Teknik Mesin.

Baca Juga:  Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa

“Kita juga sudah mengajukan kepada LPKA Palembang untuk meminta ke LPKA di kabupaten kota lain agar bisa mengikuti sekolah pelatihan di sini karena sarana dan prasarananya sudah memadai.

Ke depan pada tahun 2022, rencana kita akan menambah lagi tempat praktek bengkel di lapas ini, secara lokasinya masih memadai. Bahkan dari kelebihan di Selfi LPKA ini merupakan percontohan negara lain untuk melakukan penerapan pelatihan keterampilan,”jelasnya jumat (2/7) usai mengikuti vidcon di rumah dinas Walikota.

Ia juga menambahkan, bahwa hal ini sudah sangat membantu mereka. Artinya apabila mereka sudah keluar mereka bisa bekerja di swasta bahkan ada yang menjadi Pegawai Negeri dan pengusaha.

Artinya dengan indikator yang kita terapkan melalui Selfi LPKA ini sudah sangat membantu mereka dalam persoalan hukum. “Mereka yang sudah dibina melalui LPKA ini, alhamdulilah tidak ada yang kembali masuk penjara lagi. Sekarang total mereka yang ada didalam hampir semuanya menyelesaikan masa hukumannya dari 191 tinggal 80 orang.

Namun dengan adanya kerja sama dengan daerah lain, sengaja kita meminta mereka untuk menempatkan di LPKA Palembang agar bisa dibina melalui kegiatan sekolah filia. Kalau untuk di Palembang sendiri sudah sedikit namun kita yang meminta dari daerah lain tentunya jumlahnya bertambah. (Abr/Adv)

Berita Terkait

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa
Tempat Sampah Terbakar! Kobaran Api Merambat ke Area Rawa Macan Lindungan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki
Sidang Kasus Vape Etomidate Mahasiswa Asal Jambi: Saksi Ungkap Peran Polisi Lacak Terdakwa
Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎
FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:09 WIB

Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa

Senin, 13 Juli 2026 - 19:35 WIB

Tempat Sampah Terbakar! Kobaran Api Merambat ke Area Rawa Macan Lindungan

Senin, 13 Juli 2026 - 16:26 WIB

Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Senin, 13 Juli 2026 - 11:25 WIB

Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Berita Terbaru