Menhub Sebut Pelabuhan Tanjung Carat Program Prioritas Pemerintah Pusat

- Jurnalis

Selasa, 6 Juli 2021 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi menggelar rapat lanjutan terkait koordinasi dua pembangunan diantaranya Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat dan Pelabuhan New Ambon secara virtual bertempat di Command Center Kantor Gubernur Sumsel, Senin (5/7/2021).

Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi menggelar rapat lanjutan terkait koordinasi dua pembangunan diantaranya Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat dan Pelabuhan New Ambon secara virtual bertempat di Command Center Kantor Gubernur Sumsel, Senin (5/7/2021).

Herman Deru Optimis November 2021 Pelabuhan Tanjung Carat Ground Breaking

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi menggelar rapat lanjutan terkait koordinasi dua pembangunan diantaranya Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat dan Pelabuhan New Ambon secara virtual bertempat di Command Center Kantor Gubernur Sumsel, Senin (5/7).

Selain Menhub ikut hadir pada rapat ini Gubernur Provinsi Maluku, Irjend Pol (Purn) Murad Ismail, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Ir R Agus H Purnomo, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Wahyu Utomo serta pihak yang terkait lainnya. 

Dibincangi usai menggelar rapat, Herman Deru mengatakan, rapat tersebut  merupakan tindak lanjut  dari pertemuan sebelumnya yang fokus pada dua pembangunan yaitu New Ambon dan Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat Sumsel.  Menurutnya dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Menhub RI tersebut, untuk progres rencana Pelabuhan Tanjung Carat tidak ada koreksi, sehingga pelaksanaan pembangunan dapat sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. “Alhamdulillah punya kita tidak ada koreksi, tetap on schedule. Insya Allah di bulan November ground breaking menyesuaikan  jadwal Presiden RI, Joko Widodo untuk pelaksanaannya,” kata Herman Deru.

Baca Juga:  RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Namun lanjut dia, tinggal  ada sejumlah syarat-syarat yang harus dilengkapi mulai dari administrasi hingga tentang perubahan perubahan. “Untuk Kementerian dan Lembaga itu juga ada syarat- syarat administrasi yang harus terpenuhi seperti tentang konversi LHK. Tapi itu sebenarnya tambahan karena Pemprov Sumsel sudah ada tanah yang Hak Pengelolaan (HPL) itu fix seluas 600 hektar dalam proses sertifikat,” ucapnya.

Maka itu, dia meminta dukungan ataupun doa dari semua pihak serta masyarakat Sumsel semoga di bulan November ini di mulainya pelaksanaan pembangunan Pelabuhan Tanjumg Carat oleh Presiden RI. “Artinya tidak ada hambatan-hambatan lagi, kita berdoa kita tunggu jadwal pak Presiden bulan november itu akan pelaksanaan. Tapi sebelum bulan November sudah proses leand clearing dari Kemenhub RI,” tutupnya.

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Sementara itu, Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan pembangunan Pelabuhan New Ambon dan Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat merupakan program prioritas.  Makanya dia meminta Pemprov Sumsel untuk tetap terus berkoordinasi dan berkolaborasi terkait pembangunan ini.  “Pembangunan Tanjung Carat akan sangat baik kalau kolaborasi, itu yang kita lakukan,” ungkap Budi.

Sebelumnya Menhub juga sudah melakukan beberapa kali kunjungan ke Sumsel dengan melihat langsung lokasi  pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat. (rel/Abr/Adv)

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru