WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Ketua Primer Koperasi TKBM Boom Baru Palembang, Muhammad Unif AS, mengatakan bukan menolak modal simpan pinjam dari Bank Mandiri.
“Yang kita tandatangani itu prinsip kerjasama antarkedua lembaga. Soal peminjaman modal belum kita bicarakan. Apalagi koperasi kita selama ini belum melayani program simpan pinjam untuk anggota,” ujar Unif ke pada Wideazone.com dan ZoomPost, di ruang kerjanya, Kamis (19/12/2019).
Bagi Unif, program simpan pinjam dalam koperasi yang dipimpinnya memang bagus. Namun ia belum merencanakan program itu dalam waktu dekat.
Sebab, katanya, anggota Primer Koperasi TKBM Boom Baru Palembang terdiri dari pekerja bongkar muat di pelabuhan. “Sebenarnya, jika di koperasi yang saya pimpin ini ada progres simpan pinjam untuk anggota, tentunya sangat baik,” kata Unif.
Bisa jadi nasib anggota Koperasi TKBM akan lebih baik. Sebab uang yang dipinjam dari bank itu dapat berkembang dan membahagiakan anggota.
Menurut Umif, pinjaman itu tak hanya diberikan berupa uang saja, namun dalam pembicaraan dengan pihak Bank Mandiri, pemohon bisa meminjam untuk pembelian mobil atau motor.
“Dalam proses awal peminjaman uang tersebut, tentu saja kita harus memberikan surat rekomendasi ke Bank Mandiri,” tukas Unif.
Dari surat rekomendasi itulah pencairan uangnya bisa dikucurkan ke anggota Koperasi TKBM Boom Baru Palembang. “Ini tidak sulit. Dan, saya senang apabila anggota Koperasi TKBM hidupnya lebih baik dari sekarang,” katanya.
Namun yang menjadi pertimbangan, kata Unif, anggota TKBM ini memiliki karakter yang kadang-kadang keras. Apabila menghadapi masalah ini, harus ada cara yang tepat untuk mengatasi orang-orang yang berkarakter keras seperti itu. Apabila tidak diupayakan, katanya, sebagai pengurus akan mengalami kesulitan.
Terkait simpan pinjam dari Bank Mandiri itu, katanya, apabila jadi dilakukan, keadaannya sulit dilakukan karena karakter anggota. “Masih enak kalau yang meminjam itu berkarakter penurut, kita tidak kesulitan. Tapi jika yang meminjam itu memiliki karakter tidak peduli dan seenaknya saja, maka inliah yang kita khawatirkan. Apalagi sebelumnya kita telah memberikan surat rekomendasi untuk pinjaman ke Bank Mandiri,” katanya.
Kartu Anggota
Sementara itu, saat ini pihaknya tengah menyelesaikan kartu anggota Koperasi TKBM. Sebab kartu tersebut sangat penting dimiliki anggota. Apabila pekerja Koperasi TKBM itu tidak menggunakan kaetu tersebut, kata Unit, mereka tidak diperkenan memasuki kawasan pelabuhan.
“Di pos penjagaan pintu masuk wilayah pelabuhan itu dijaga polisi perairan, angkatan laut serta petugas skuriti. Dengan ketatnya penjagaan itu, mereka pasti tak dapat masuk ke kawasan pelabuhan,” katanya.
Karena itu kartu keanggotaan Koperasi TKBM itu sangat penting untuk mereka bekerja. Terkait kepentingan itulah pencetakannya harus dipercepat. “Paling tidak semua kartu itu harus selesai bulan Desember ini,” kata Unif. (abror vandozer/anto narasoma)






![Ketua Asosiasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Sumatera Selatan [AP3K Sumsel], Riduan SPd Gr](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0026-225x129.jpg)

![Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam tengah menjalani perawatan dan pemulihan di RSPAD Gatot Subroto. [Foto: WiDEAZONE.com]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0038-225x129.jpg)



![Ketua Asosiasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Sumatera Selatan [AP3K Sumsel], Riduan SPd Gr](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0026-129x85.jpg)






